Penebalan Dinding Rahim

Info Penanya, wanita 15 Tahun

Sore dok,sy terkena penebalan dinding rahim,dinding rahim sy setelah di USG itu sekitar 1,74 cm,apakah normal dok?apakah bisa di obati dok?klo bisa bagaimana cara mengobati nya dok?dan bagaimana cara mengatasi pendarahan yang terjadinya dok?terima kasih

07 Jun 2018, 07:14 WIB
dr. Anita Amalia Sari
dijawab oleh: dr. Anita Amalia Sari

Terima kasih telah bertanya seputar penebalan dinding rahim menggunakan fitur Tanya Dokter

Kami memahami kekhawatiran Anda. 

Rahim terdiri dari 3 lapisan yaitu :

  1. Perimetrium : lapisan terluar rahim
  2. Miometrium : lapisan tengah rahim yang terdiri dari lapisan otot rahim
  3. Endometrium : lapisan dalam rahim yang terdiri dari membran mukosa

Lapisan yang menebal dan menipis ketika siklus menstruasi datang adalah lapisan endometrium (dinding rahim). Lapisan endometrium sendiri terdiri atas :

  1. Lapisan fungsional : lapisan ini akan meluruh ketika menstruasi datang dan akan menebal dan dipenuhi oleh pembuluh darah untuk mempersiapkan implantasi / perlekatan janin di bawah pengaruh hormonal
  2. Lapisan basal : lapisan dasar endometrium yang melekat ke miometrium

Siklus menstruasi sendiri terdiri atas 3 fase :

  1. Fase menstruasi : Hari ke-1-4 dimana lapisan endometrium paling tipis dan berukuran < 8 mm
  2. Fase proliferasi : Hari ke 5-14 dimana ketebalan lapisan endometrium berada dalam taraf sedang
  3. Fase sekretorik : Hari 15-28 dimana ketebalan lapisan endometrium sedang dalam kondisi optimal untuk perlekatan janin (8-13mm)

Penebalan dinding rahim, dalam dunia medis sering disebut dengan hiperplasia endometrium. Penebalan dinding rahim karena ketidakseimbangan hormonal, terjadi peningkatan hormon estrogen yang tidak diimbangi oleh hormon progesteron. Memang penebalan dinding rahim sering menyebabkan rasa sakit atau perdarahan melalui vagina yang memanjang. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya anemia (kurang darah). Hiperplasia endometrium bukanlah kanker, namun dalam beberapa kasus dapat berkembang menjadi kanker.

Hiperplasia endometrium terbagi menjadi 3 tipe yaitu: Simplek, Kistik, Atipik. Penderita hiperplasia endometrium Simplek dan Atipik masih dapat hamil. Penanganannya individual tergantung pada keparahan ketebalan endometrium Anda apakah dengan tindakan kuretase, pemberian obat hormon atau jika terdeteksi adanya kemungkinan kanker maka biasanya dilakukan pengangkatan rahim (histerektomi). Untuk itu hal ini paling baik didiskusikan kembali dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda dan memang sebaiknya ditangani karena perdarahan yang terjadi terus-menerus dapat menyebabkan kurang darah, lemas dan mengganggu aktivitas.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai Penebalan Dinding Rahim. Semoga bermanfaat.

 

07 Jun 2018, 07:14 WIB