Kekurangan Kalium

Info Penanya, pria 31 Tahun

Saya menderita hypokalemia sejak tahun 2015. Tiap bulan selalu kambuh dan saya selalu pergi kontrol ke dokter. Dokter masih tidak bisa menjawab apa penyebab hypokalemia saya, kemungkinan kurang asupan saja. Ginjal dan lambung juga sudah di USG dan tidak ditemukan sesuatu yg tidak normal. Tapi ada sesuatu yg saya perhatikan. Setiap kali bulan puasa sejak tahun 2016, selama bulan puasa hypokalemia saya tidak pernah kambuh sedikitpun. Padahal makanan yg saya konsumsi selama bulan puasa sama dgn makanan yg saya konsumsi di bulan2 lainnya. Bahkan saya tidak perlu menambah asupan air kelapa muda atau alpukat atau tomat dibulan puasa ini, tapi hypokalemia saya tidak kambuh. Padahal di bulan2 lainnya selalu kambuh bahkan tiap 3 mggu sekali selalu kambuh. Apakah mungkin gak dok, ada sesuatu yg salah dgn pola makan sehari2 saya yg menyebabkan kadar kalium drop.? Atau apakah ada suatu perubahan (hormon atau apalah) ditubuh org yg lagi berpuasa dan secara gak langsung membuat kadar kalium tubuh saya terjaga di level normal..? Mohon pandangan dan nasehat dokter.. Terima Kasih

08 Jun 2018, 10:22 WIB
dr. Sepriani Timurtini Limbong
dijawab oleh: dr. Sepriani Timurtini Limbong

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Kadar kalium yang rendah dalam darah (kadar normal: 3,5-5,0 mEq/L) disebut dengan hipokalemia.

Hipokalemia dapat disebabkan karena:

Kurangnya sumber asupan kalium (meskipun jarang sekali menyebabkan hipokalemia jika tidak disertai dengan pengeluaran kalium berlebihan oleh tubuhKehilangan banyak cairan seperti diare, muntah berkepanjangan, terlalu banyak berkeringat, kehilangan cairan karena prosedur operasi.Konsumsi obat-obatan tertentu seperti: diuretik (hidroklorotiazid, furosemid, anti-jamur, amfoterisin B, cisplatin-obat kanker)Pada pasien dengan diabetes, mungkin terjadi diabetik ketoasidosis yang menyebabkan banyak kehilangan kalium dalam urinGangguan ginjal dapat menyebabkan pengeluaran kalium berlebihan dalam urinSebagian besar makanan yang kita makan sebenarnya mengandung kalium. Sumber terbaik kalium adalah dari buah-buahan dan sayuran segar. Pilihan terbaik antara lain adalah: kentang, jeruk, wortel, kubis, dan bawang . Sumber kalium terbesar lainnya adalah biji-bijian, seperti  kacang-kacangan, gandum, salmon, sarden, bawang putih dan peterseli. Dan makanan paling tinggi kalium adalah buah pisang.

Berkonsultasilah dengan dokter Anda untuk mendapatkan perawatan terbaik, karena penangan suatu penyakit tentunya berbeda-beda pada tiap penderita tergantung dari kondisi pada individu tersebut.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

08 Jun 2018, 10:22 WIB