Seputar Penyakit Sifilis

Info Penanya, pria 20 Tahun

Selamat malam dokter.. Saya mau tanya.. Saya lagi takut dengan penyakit SIPILIS.. Lalu di tubuh pacar saya sudah ada tanda bintik bintik merah yang di sertai gatal.. lalu langkah apa selanjutnya yang harus kami lakukan dok, untuk mengobati sakit ini.. Trimakasih

09 Jun 2018, 17:40 WIB
dr. Andika Widyatama
dijawab oleh: dr. Andika Widyatama

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai Seputar Penyakit Sifilis.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

 

Sifilis merupakan infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri Treponema Pallidum. Sifilis ditularkan melalui kontak seksual dengan lesi terinfeksi, dari ibu ke anak dalam rahim, melalui transfusi darah, dan sangat jarang sekali melalui luka di kulit yang terkena dengan luka sifilis. Apabila Anda berhubungan seksual dengan penderita penyakit sifilis maka kemungkinan besar Anda akan tertular. 

Sifilis dibagi menjadi sifilis primer, sekunder dan latent. Sifilis primer terjadi 3 minggu setelah kontak dengan penderita. Gejala yang muncul adalah luka pada kelamin disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening. Luka yang muncul biasanya satu luka dapat besar atau kecil. Sifilis sekunder terjadi 2 - 10 minggu setelah luka pada kelamin dan dapat melebar 3 - 4 bulan setelah infeksi. Luka pada sifilis sekunder ini menyebar ke seluruh tubuh dimana bentuk luka tersebut adalah merah-merah terkadang disertai perasaan mual, nyeri dan lemas. Bentuk latent dapat timbul setelah 25 tahun terinfeksi, gejala yang dapat muncul dapat berentuk sifilis jenis primer ataupun sekunder yang dapat menginfeksi otak dan menyebabkan kematian

Veneral Disease Research Laboratory (VDRL) adalah pemeriksaan skrining untuk penyakit sifilis. Pada orang sehat, hasilnya negatif. Hasil VDRL 1:8 menunjukan positif. Berdasarkan penelitian VDRL positif , dapat disertai dengan hasil positif palsu atau benar-benar positif dengan titer rendah. Hasil positif palsu dapat dibagi menjadi 2 yaitu :

  • Akut : dapat disebabkan infeksi virus , bakteri , imunisasi , parasit malaria

  • Kronik : dapat disebabkan oleh SLE , penyakit kardiovaskular , gangguan autoimun dan paling sering (70%) ditemukan pada wanita .

Untuk itu memang perlunya konfirmasi dengan Treponema pallidum aglutination assay  (TPHA) . VDRL dan TPHA positif menunjukkan kemungkinan besar positif sifilis. Pengobatan sifilis adalah dengan memberikan antibiotik. Terapi definitifnya adalah dengan penisilin G benzatin yang disuntikan secara intramuskular (pada otot). Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin untuk mendapat pengobatan yang tepat.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai Seputar Penyakit Sifilis. Semoga bermanfaat.

Salam,

09 Jun 2018, 17:40 WIB