Seputar Penyakit HIV

Info Penanya, pria 26 Tahun

Selamat pagi dok, saya berharap pertanyaan saya dpt d jawab. Awal bulan mei saya melakukan hubungan sex dengan psk dengan menggunakan kondom tapi sebelum melakukan hubungan itu psk tsb melakukan oral sex pada penis saya, pada akhir mei pada punggung dkt leher saya ada ruam d kulit saya pikir biasa saja namun pada besok ny ruam tsb menjadi luka atau lesi tapi tidak gatal dan nyeri, pada malam nya saya langsung memerikasa k rumah sakit setelah saya bercerita dan d periksa dokter tsb mendiagnosa kalau saya terkena herpes saya d beri obat dan salep, ruam saya hilang pada hari ke 6, namun walaupun sudah hilang saya msh gelisah saya takut trkena penyakit hiv dok, mohon bantu saya agar saya tidal gelisah lg, mohon penjelasan nya dok penyakit hiv itu awal ny sprti apa yang sering terjadi d indonesia

12 Jun 2018, 09:33 WIB
dr. Andika Widyatama
dijawab oleh: dr. Andika Widyatama

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai Seputar Penyakit HIV.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

 

Infeksi HIV terdapat 3 tahap yang berbeda-beda dan sangat penting bagi kita semua untuk memahami tahap-tahap ini.

Tahap Pertama

Pada tahap pertama (infeksi akut atau serkonversi) biasanya terjadi 2 – 6 minggu setelah terinfeksi. Pada saat ini sistem imun tubuh berusaha melawan virus HIV. Gejala awal dari infeksi akut ini mirip dengan gejala infeksi virus lainnya seperti infeksi flu. Gejala awal ini hanya berlangsung 1 hingga 2 minggu lantas akan hilang dan virus akan masuk ke tahap berikutnya.

Gejala awal dari infeksi HIV adalah :

- Nyeri kepala

- Diare

- Mual dan Muntah

- Lelah

- Nyeri otot

- Nyeri menelan

- Lesi merah pada tubuh yang biasanya tidak gatal dan biasanya muncul di bagian dada

- Demam

 

Tahap Kedua

Setelah tahap serokonversi, sistem tubuh kita akan kalah dan gejala akan hilang. Infeksi HIV masuk ke tahap kedua. Pada tahap ini dapat tidak terjadi gejala apapun dalam waktu yang lama, tahap ini dinamakan periode asimtomatis (tanpa gejala). Pada tahap ini orang sering tidak mengetahui mereka terinfeksi HIV dan dapat menyebarkan ke orang lain. Periode ini dapat bertahan hingga 10 tahun. Pada periode ini, virus perlahan-lahan akan membunuh sistem sel darah putih kita yang dinamakan sel T CD4 dan merusak sistem imunitas.

Tahap Ketiga (Infeksi HIV dan AIDS)

AIDS merupakan suatu tahap HIV lanjut. Pada tahap ini CD4 sudah berada dibawah angka 200 dan orang akan didiagnosis dengan AIDS. Beberapa penyakit yang dapat muncul adalah Kaposi sarcoma dan pneumocystis pneumonia. Pada tahap ini orang harus mengkonsumsi obat anti HIV/AIDS baik untuk kendali virus maupun obat untuk mengendalikan infeksi AIDS.

Beberapa orang tidak menyadari mereka terinfeksi HIV, dan biasanya akan mulai memeriksakan diri ketika muncul gejala:

- Lelah setiap saat

- Pembengkakan kelenjar getah bening di leher atau selangkangan

- Demam > 10 hari

- Keringat malam

- Berat badan menurun drastis

- Bintik ungu di tubuh yang sulit hilang

- Sulit bernafas

- Diare yang berkepanjangan

- Infeksi jamur di mulut, tenggorokan, atau vagina

- Mudah berdarah atau memar

Selain itu beberapa hal yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga pola hidup sehat untuk membantu sistem pertahanan tubuh dan juga untuk melindungi diri agar tidak terlalu lelah dan terpapar sumber infeksi.

Pemahaman mengenai penyakit ini memang sangat penting. Penderita perlu mengetahui apa yang dapat dan sebaiknya tidak dilakukan agar dapat tetap bugar dan bisa beraktivitas. Aktif dalam kelompok penderita HIV/AIDS juga membantu Anda untuk tetap aktif dan sehat. Beberapa yayasan dan organisasi kesehatan yang bergerak dalam bidang ini dapat Anda temukan di internet dengan mudah. Kelompok pendukung ini akan dapat membantu penderita dengan berbagi pengalaman dan saling membantu serta memberi dukungan untuk tetap sehat, aktif dan bugar.

Kami sertakan pula artikel berikut:

Penyakit HIV

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai Seputar Penyakit HIV. Semoga bermanfaat.

Salam,

12 Jun 2018, 09:33 WIB