Hamil Kembali Setelah Steril

Info Penanya, pria 31 Tahun

Sya sudah anak 4 dok anak ke 3 dan ke 4 di lakukan secara sesar dgn jarak yg dekat yaitu 2thn dan dokter menyarankan untuk steril skrg sya sudah bercerai dgn suami sya dan ingin kembali memiliki anak apakah msh bisa dok anak yg ke 4 sya skrg berusia 2thn 6 bln resiko apa saja yg akan sya terima klw sya membuka steril dan hamil lg sudah pasti harus sesar kembali mohon info nya dok

27 Jun 2018, 12:51 WIB
dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons
dijawab oleh: dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons

Terima kasih telah menggunakan layanan Tanya Dokter. 

Terkait pertanyaan Anda apakah rahim yang sudah di steril dapat hamil kembali, jawabannya adalah iya dapat hamil.

Tindakan sterilisasi wanita yang dilakukan dengan memotong dan atau mengikat kedua saluran telur melalui proses operasi dalam medis disebut sebagai tubektomi. Dengan diikatnya atau dipotongnya saluran ini, diharapkan sel telur tidak dapat bertemu dengan sperma dan proses pembuahan pun tidak akan terjadi. Pada umumnya pasca steril (tubektomi) tidak ada efek samping gangguan menstruasi, namun tidak menutup kemungkinan bila terjadi hal tersebut. Efek samping lain dari steril jika kemungkinan terjadi kerusakan pada ligamen peritoneum. Jika ligamen tersebut rusak akan mempengaruhi produksi hormon di ovarium yang akan menurun. Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan yang menangani Anda untuk dilakukan pemeriksaan.

Apabila Anda dan pasangan ingin mendapatkan keturunan kembali, wanita yang telah melakukan tubektomi dapat menjalani operasi penyambungan saluran telur yang tadinya telah diikat dan atau dipotong. Tindakan ini disebut sebagai operasi pengembalian ligasi tuba (reversal) atau tuba reanastomosis.

Berikut adalah faktor-faktor yang menjadi bahan pertimbangan Dokter sebelum melakukan operasi penyambungan saluran telur ini:

  • Usia
  • Jenis dan teknik tubektomi
  • Waktu pelaksanaan tubektomi
  • Kesehatan ibu secara keseluruhan, terutama kesehatan dari rahim, indung telur, dan seputar organ reproduksi lainnya
  • Riwayat kehamilan sebelum steril
  • Riwayat operasi di daerah pinggul.

Sebelum tuba reversal dilakukan, Dokter juga akan melakukan pemeriksaan menyeluruh pada Anda dan pasangan untuk memastikan bahwa kehamilan dapat terjadi paska operasi. Pemeriksaan ini meliputi pemeriksaan darah dan penunjang untuk memastikan bahwa ovarium dalam kondisi normal. Adapun jenis pemeriksaan yang dilakukan adalah hysterosalpingram (HSG), untuk memeriksa panjang dan fungsi dari saluran telur. Sang suami pun juga dianjurkan untuk melakuan pemeriksaan analisa sperma untuk memastikan tidak ada masalah di sana.

Usia sangat berperan penting dalam keberhasilan terjadinya pembuahan paska tuba reversal. Usia optimal bagi wanita untuk dilakukan program ini adalah di bawah 40 tahun. Secara umum, angka keberhasilan kehamilan bervariasi dari 40 hingga 85%, dan kehamilan biasanya terjadi pada tahun pertama paska operasi tuba reversal. Untuk informasi lebih lanjut kami sarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh ke Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

27 Jun 2018, 12:51 WIB