Flek Setelah Berhubungan

Info Penanya, wanita 17 Tahun

Halo Dok, aku mau tanya. Di usia ku yg masih remaja, aku sdh melakukan hubungan badan. Mohon tdk di hakimi. Sebelumnya, siklus menstruasi saya memang tdk teratur. Sebulan sblm havesex saya hanya flek-flek saja selama lebih dari 2minggu tdk disertai dg nyeri pinggang spt umumnya menstruasi. Dan pd tgl 1-7 juni kemarin saya beneran mens. Lalu stlh selesai, esoknya saya melakukan seks. Dan saat itu, bukan pertama kalinya saya melakukan. Selang 4hr setelahnya, saya kembali mens- disertai dg nyeri pinggang spt biasa dan berlangsung selama 3hr saja. Setelah itu, kembali bersih. Namun, hari ini (21Juni) saya keluar flek dan disertai gatal sekitar vagina. Apakah ini tdk normal dan saya perlu apa dok? Terimakasih. Mohon bantuannya.

28 Jun 2018, 20:38 WIB
dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons
dijawab oleh: dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons

Terima kasih telah bertanya seputar flek setelah berhubungan intim melalui fitur Tanya Dokter. Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan.

Sebelum menjawab pertanyaan Anda, ijinkan kami mengajukan beberapa pertanyaan. Bagaimana siklus haid Anda selama ini? Apakah keluhan keluar darah setelah berhubungan baru kali ini Anda alami?apakah setiap kali Anda berhubungan maka akan keluar bercak darah tersebut? Apakah ada keluhan lain yang dirasakan? Apakah disertai keputihan?

Perdarahan setelah berhubungan seksual atau Postcoital Bleeding dapat terjadi karena beberapa alasan. Perdarahan pasca berhubungan seksual juga dapat terjadi karena adanya erosi di vagina dikarenakan baru pertama kali berhubungan atau berhubungan seksual belum terlalu sering sehingga vagina masih sempit, akibatnya penetrasi (penis masuk ke vagina), terutama bila wanita masih belum penuh terangsang dapat menyebabkan gesekan yang mengakibatkan luka atau lecet.

Apabila perdarahan yang timbul hanya sedikit dan tidak berlanjut, Anda tidak perlu merasa khawatir karena mungkin perdarahan tersebut timbul akibat robekan pada vagina (misal karena kekeringan, kondom, gesekan kuat, kuku jari, dsb). Namun lebih baik sementara ini Anda tidak melakukan hubungan seksual, mengingat bakteri vagina dapat menginfeksi luka tersebut.

Beberapa penyebab lain dari perdarahan pasca berhubungan seksual adalah :

  • Peradangan pada serviks (leher rahim) dimana hubungan seksual dapat menyebabkan perdarahan. Kondisi ini disebut dengan erosi serviks, umum terjadi pada wanita muda, wanita hamil, dan mereka yang memakai kontrasepsi pil-Polip serviks atau polip rahim. Umumnya polip ini jinak
  • Infeksi oleh klamidia, gonorea, trikomonas, dan jamur (Infeksi Menular Seksual)
  • Vaginitis atropi yang umum terjadi karena kekurangan hormon estrogen, terutama pada wanita post menopause. Kurangnya lendir pada vagina menyebabkan hubungan seksual menjadi nyeri dan dapat terjadi perdarahan-Kanker leher rahim
  • Displasia serviks. Perubahan pre-kanker pada kanker leher rahim. Risiko meningkat dengan riwayat infeksi seksual sebelumnya, berhubungan seksual sebelum usia 18 tahun, melahirkan anak sebelum usia 16 tahun
  • Mioma rahim yaitu tumor jinak yang berasal dari dinding otot rahim

Kemungkinan-kemungkinan ini masih harus disingkirkan satu persatu untuk mencari penyebab utama perdarahan pasca hubungan ini. Saran kami adalah segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk dapat dicari penyebabnya segera. Pengobatan akan disesuaikan dengan penyebabnya.

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. Salam sehat.

28 Jun 2018, 20:38 WIB