Mata Terasa Panas dan Perih

Info Penanya, pria 22 Tahun

Halo Dok, Sudah 24 jam ini badan saya terasa panas sekali. Mata terasa panas jika dibuka dan disertai dengan sakit kepala yang konsisten ada sejak kemarin. Saya tidak bisa tidur hingga pukul 2 pagi semalam. Sendi-sendi di lutut saya terasa nyeri dan nafsu makan saya jadi turun sekali. Di sekitar ulu hati juga agak nyeri dan seperti masuk angin tapi tidak mau keluar. Sejak kemarin hingga pagi tadi, saya mengalami diare dengan 6 kali ke kamar mandi. Mohon bantuannya untuk mengidentifikasi kira-kira saya kenapa ya Dok. Satu lagi, di kamar saya ada kipas angin yang selalu saya nyalakan dan saya arahkan ke bagian leher sampai bawah. Apakah itu juga mempengaruhi Dok? Terima kasih.

29 Jun 2018, 10:14 WIB
dr. Sepriani Timurtini Limbong
dijawab oleh: dr. Sepriani Timurtini Limbong

Terima kasih telah bertanya tentang mata panas dan perih melalui fitur Tanya Dokter.

Keluhan yang Anda alami tidak khas untuk kelainan mata tertentu, namun dapat terjadi pada kondisi mata kering. Seseorang dengan mata kering akan merasakan keluhan pada mata :

gatalmata merahterasa ada sesuatu di mata air mata keluar terus menerus pandangan kabur nyeri

Apakah Anda mengalami gangguan seperti di atas?

Mata sangat tergantung kepada air mata untuk menjaga kelembapan mata dan menjaganya tetap nyaman. Air mata adalah kombinasi dari air untuk pelembap, minyak untuk lubrikasi, mukus, dan antibodi serta protein khusus untuk melindungi mata dari infeksi. Komponen-komponen ini berasal dari kelenjar air mata yang berada di sekitar mata.Ketika terjadi masalah pada kelenjar air mata, seseorang dapat mengalami mata kering atau ' dry eyes'.

Seseorang dengan sindroma mata kering akan mengalami produksi air mata berlebih sebagai kompensasinya. Ketika mata tidak cukup lembap, mata akan mengirimkan sinyal distres terhadap sistim saraf yang akan mengaktifkan kelenjar air mata untuk mengeluarkan cadangannya sebagai kompensasi terhadap mata kering. Namun air mata yang keluar kebanyakan hanya terdiri atas cairan saja dan tidak memiliki kemampuan melembabkan seperti layaknya air mata normal.Hal inilah yang mungkin terjadi pada mata anda.

Sindroma mata kering dapat disebabkan oleh beberapa hal, yaitu :

  • proses penuaan terutama saat menopauseefek samping obat seperti antihistamin dan pil KB
  • penyakit yang mempengaruhi kemampuan menghasilkan air mata seperti Sjogren's Syndrome, Rematoid Artritis, penyakit kolagen vaskuler
  • gangguan struktur mata atau kelenjar air matamata kering akibat pengaruh lingkungan : cuaca berangin, AC, cuaca kering/panas
  • Mata kering dapat diatasi dengan memberikan tetes air mata buatan, oklusi (penutupan) kelenjar dengan menggunakan punctal plug, tetes mata restasis untuk membantu meningkatkan produksi air mata, dan pakailah kacamata apabila keluar rumah / di jalan untuk mengurangi pajanan terhadap sinar matahari, angin, dan debu.

Karena keluhan yang Anda utarakan tidak khas, kami menyarankan Anda tetap berobat ke dokter mata untuk diperiksa lebih lanjut, dan diberikan pengobatan yang tepat.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. Salam.

29 Jun 2018, 10:14 WIB