Sering Curiga dan Berhalusinasi

Info Penanya, pria 16 Tahun

Siang dok Saya merasa terisolir dan menikmati kesendirian saya..saya tidak menyukai kumpul bersama keluarga..saya sering berhalusinasi, seperti melihat bayangan yg bergerak dan saya sering mendengar suara tidak dikenal yg biasanya membangunkan tidur saya dan mengajak saya bermain..saya juga merasa takut saat memulai tidur..saya takut akan ada orang yg masuk kekamar saya dan membunuh saya...terutama saya takut kpd tetangga yg tidak suka dengan saya..saya juga suka mengganggu mereka dimalam hari...saya merasa kalau orang orang pasti membicarakan saya..saya juga pelupa,mudah marah, dan pola tidur yg berubah ubah..saya merasa kalau diri saya tidak terkontrol dan otomatis tanpa saya sadari...saya merasa aneh dan bingung...teman teman juga mulai menjauhi saya.. Baru kali ini saya curhat tentang masalah dlm diri saya.. Apa ini gangguan mental dok...? apakah saya harus pergi ke psikiater..?

30 Jun 2018, 21:35 WIB
dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons
dijawab oleh: dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Dari keterangan yang anda berikan, sepertinya anda mengalami gejala skizofrenia. Skizofrenia adalah gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antarpribadi normal. Sering kali diikuti dengan delusi (waham/keyakinan yang salah) dan halusinasi (persepsi tanpa ada rangsang pancaindra).

Sebagai suatu sindrom, pendekatan skizofrenia harus dilakukan secara holistik dengan melibatkan aspek psikososial, psikodinamik, genetik, farmakologi, dan lain-lain.  

Faktor resiko penyakit ini termasuk :

  • Riwayat skizofrenia dalam keluarga
  • Perilaku premorbid yang ditandai dengan kecurigaan, eksentrik, penarikan diri, dan/atau impulsivitas.
  • Stress lingkungan
  • Status sosial ekonomi yang rendah sekurang-kurangnya sebagian adalah karena dideritanya gangguan ini 

Pengobatannya terbagi atas psikofarmaka dan psikososial. Psikofarmaka menggunakan obat-obatan anti psikotik sedangkan psikososial adalah terapi perilaku.

Skizofrenia dapat menyebabkan gangguan fungsi pekerjaan, fungsi sosial, fungsi penggunaan waktu luang dan fungsi perawatan diri.  Perubahan perubahan ini akan mengganggu individu serta membuat resah keluarga dan teman.

Penderita skizofenia yang mengancam diri dan lingkungannya sebaiknya dirawat di rumah sakit jiwa. Untuk skizofrenia ringan dapat berobat jalan dengan mengonsumsi obat-obatan teratur dan melakukan terapi psikososial. Walaupun remisi penuh atau sembuh pada skizofrenia itu ada, kebanyakan orang mempunyai gejala sisa dengan keparahan yang bervariasi. Secara umum 25% individu sembuh sempurna, 40% mengalami kekambuhan dan 35% mengalami perburukan. Sampai saat ini belum ada metode yang dapat memprediksi siapa yang akan menjadi sembuh siapa yang tidak, namun sebaiknya faktor pencetus dapat terus dikontrol. Kami sarankan agar anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kesehatan jiwa/psikiater untuk dievaluasi lebih dalam keluhan anda dan mendapat terapi yang tepat.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

30 Jun 2018, 21:35 WIB