Cara Menghilangkan Jenggot Secara Permanen

Info Penanya, wanita 24 Tahun

Dok mau tanya. Kenapa ya tunangan saya umurnya 32 tahun dia mengalami masalah setiap kali bulu rambut jenggotnya di malam hari di cukur dan pagi hari tumbuh lagi? apakah ada solusinya dok buat menghilangkan secara permanen mungkin? trimakasih

05 Jul 2018, 18:27 WIB
dr. Kartika Mayasari
dijawab oleh: dr. Kartika Mayasari

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Tumuhnya kumis, jenggot, bulu ketiak, dan bulu pubis sendiri merupakan tanda pubertas sekunder atau pertumbuhan pada seorang pria di masa pubertas. Pertumbuhan rambut-rambut tersebut disebabkan oleh hormon testosteron atau hormon seksual yang terdapat pada pria. 

Anda dapat mencukur jenggot secara teratur apabila Anda tidak menginginkan jenggot tersebut terdapat pada wajah Anda. Untuk menghentikan pertumbuhan jenggot secara permanen tentulah tidak mungkin karena secara alamiah hormon testosteron yang menyebabkan pertumbuhan kumis tersebut ada pada seorang pria untuk menjaga fungsi seksualitasnya. 

Mencukur rambut tersebut merupakan metode yang paling sederhana, bersahabat dan terjangkau. Namun, tentu saja, rambut akan tumbuh lagi kemudian. Cara lain menghilangkan rambut/bulu adalah dengan waxing atau IPL. Jika memang ingin menghilangkan secara lebih permanen, dapat dicoba dengan penanganan menggunakan Intense Pulse Light (IPL). Prosedur dilakukan dengan memancarkan sinar pada daerah yang berambut, yang pada akhirnya akan merusak folikel rambut.

Penggunaan IPL dapat menahan pertumbuhan rambut baru selama beberapa waktu lebih lama dibandingkan dengan pencukuran maupun waxing. Meski demikian, rambut yang akan tumbuh umumnya menjadi lebih halus dan lebih pucat. 

Prosedur ini terbilang cukup aman jika dilakukan oleh tenaga medis yang terlatih. Akan tetapi, prosedur yang tidak tepat dan tidak sesuai indikasi dapat menyebabkan luka bakar dan perubahan warna kulit yang akan bertahan selama beberapa bulan.  Penanganan ini dapat diperoleh dengan mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin atau dokter ahli kecantikan yang terlatih.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

05 Jul 2018, 18:27 WIB