Benjolan Payudara Menyusui

Info Penanya, wanita 35 Tahun

Dok..saya seorang ibu menyusui...tadi pas menyusui baru ngeh ada benjolan ga besar seh dok dekat aurola puting ..warna nyamerah,kulitnya jadi tebal dpencet ga krasa,tadi saya pencet2 lama2 ko jadi nyeri ya area payudara...kira2 berbahaya ga ya dok...saya takut e..

12 Jul 2018, 21:37 WIB
dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons
dijawab oleh: dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons

Terimakasih telah bertanya tentang penyebab benjolan payduara ibu menyusui menggunakan layanan Tanya Dokter 

Sebelumnya ada beberapa hal yang ingin kami tanyakan. Sejak kapankah keluhan tersebut anda alami? Apakah benjolan tersebut menyebabkan demam? Bagaimana warna kulit disekitarnya? Sudah berapa lama Anda menyusui? apakah ukuran benjolan tersebut tetap atau makin membesar? apakah permukaannya licin atau berbenjol, bertepi rata atau tidak, dapat digerakkan atau melekat pada dasarnya, dan bagaimana konsistensinya apakah keras atau lunak? apakah keluhan tersebut terdapat pada salah satu payudara atau keduanya? apakah benjolan menetap atau hilang timbul?

Keluhan benjolan pada payudara sebesar kelereng pada payudara dan terjadi saat Anda sedang menyusui,dapat disebabkan oleh beberapa penyebab seperti radang kelenjar susu(mastitis), galaktokel, tumor jinak dan lain sebagainya. Pada radang kelenjar susu(mastitis) dapat memberikan gejala seperti terdapat gumpalan(teraba sebagai benjolan) yang terasa nyeri di payudara, kulit kemerahan, nyeri pada payudara yang disertai dengan keluarnya nanah dan darah dari puting payudara serta demam. Galaktokel adalah kista yang berisi susu yang terjadi pada wanita yang sedang hamil atau menyusui. Kista adalah ruang berisi cairan yang dibatasi sel-sel glandular. Kista terbentuk dari cairan yang berasal dari kelenjar payudara. Seperti kista lainnya, galaktokel tidak bersifat seperti kanker. Biasanya galaktokel tampak rata, benjolan dapat digerakkan, walaupun dapat juga keras dan susah digerakkan. Benjolan tersebut bisa diakibatkan karena sumbatan saluran air susu.

Bila yang terjadi adalah sumbatan saluran air susu yang tidak disertai infeksi, maka lanjutkan menyusui bayi dengan menggunakan payudara kanan dan kiri, selain itu juga memijat payudara secara perlahan-lahan agan air susu tidak menggumpal. Pijat payudara ke arah puting dan memutar. Dapat pula dibantu dengan menggunakan kompres handuk hangat.

Apabila hal tersebut diatas sudah dicoba dilakukan dan makin bertambah sakit atau bertambah bengkak, berarti payudara Anda mengalami Mastitis. Untuk itu biasanya diberi obat antibiotik dan antiradang untuk mengurangi bengkaknya. Dan selama minum antibiotik dianjurkan untuk berhenti menyusui dahulu. Hal ini dapat disebabkan karena adanya luka pada puting atau penggumpalan air susu di payudara karena tidak teratur melakukan massage (pemijatan).

Setelah tips diatas sudah Anda lakukan tetapi keluhan tidak juga membaik, kami sarankan Anda mengunjungi dokter untuk pemeriksaan yang lebih lengkap mulai dari wawancara medis mendetil, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis dan menentukan terapi yang tepat.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat.

12 Jul 2018, 21:37 WIB