Gigi Bungsu Tumbuh Membuat Sakit Kepala

Info Penanya, wanita 17 Tahun

Dok, umur sya baru menginjak 17 tahun, gigi bungsu sya di bagian kiri atas tumbuh dgn tdk normal, gigi bungsu sya tumbuh miring, gusi sya bengkak brwarna puti, keran sangat sakit, gigi yg disekitarnya pun jga ikit sakit, bahkan kpala sya jga sakit. Tpi rasa sakitnya timbul saat malam hari dan berhenti saat subuh,,, bgaimna cara mengatasinya dok. Tanpa hatus dioperasi ???

18 Jul 2018, 17:01 WIB
drg. Wiena Manggala Putri
dijawab oleh: drg. Wiena Manggala Putri

Terima kasih sudah bertanya dengan menggunakan fitur Tanya Dokter.

Gigi geraham bungsu yang tumbuh impaksi atau mengalami gangguan pertumbuhan memang dapat menyebabkan beberapa masalah dan gangguan. Gigi impaksi dapat terbenam seluruhnya dalam tulang,  atau bisa juga hanya separuh mahkota yang berhasil menembus tulang dan gusi dan posisinya biasanya tidak tegak melainkan sedikit miring atau posisi abnormal lainnya seperti pada posisi gigi Anda dimana arah rumbuhnya tidak kearah gigi antagonis melainkan kearah gigi sebelahnya dan hanya muncul sebagian saja. Munculnya gigi geraham bungsu terjadi pada usia 17- 21 tahun dan berbeda-beda pada tiap orang.

Banyak para ahli yang menyarankan pencabutan pada kasus gigi seperti ini, karena jika hanya diberi obat untuk mengurangi radang gusi, peradangan tersebut nantinya akan kembali berulang. Pencabutan gigi Anda yang impaksi memang tidak dapat dilakukan pencabutan biasa, mengingat posisi gigi yang abnormal sehingga memerlukan operasi minor. Namun Anda tidak perlu terlalu khawatir, karena tindakan ini merupakan operasi kecil dengan pembiusan lokal. Jika dilakukan sesuai prosedur, resiko komplikasi dapat ditekan seminimal mungkin.Selain pembengkakan, infeksi dan beberapa gangguan lainnya gigi impaksi memang dapat menimbulkan gangguan pada daerah sekitarnya dan kepala. 

Gigi Molar (geraham) manusia ada 3 pada tiap sisi rahang atas dan bawah, dan geraham ketiga yang letaknya di ujung rahang itu memang lazimnya baru tumbuh sekitar usia 18 tahun ke atas, maka itu sering disebut "wisdom tooth" atau gigi geraham bungsu. Karena tumbuhnya paling akhir di saat gigi lain sudah tumbuh, maka biasanya gigi tersebut tidak ada tempat untuk keluar ke rongga mulut dengan posisi normal seperti gigi lain.

Sangat banyak kasus-kasus gigi molar tiga tumbuh miring atau terhalang tulang (impaksi) atau yang seperti anda alami dengan posisi  miring, dan pada sebagian besar menyebabkan timbulnya rasa sakit luar biasa hingga tidak dapat membuka mulut, atau ada juga yang tidak timbul keluhan sama sekali. Ada juga yang hanya tumbuh sebagian sehingga gusinya juga terbuka sebagian sehingga membentuk celah. Adanya celah ini menyebabkan makanan mudah terjebak dan sulit  dibersihkan hingga seringkali gusi di daerah mahkota gigi yang baru tumbuh sebagian tersebut bengkak dan sakit sekali.

Hingga saat ini masih terdapat perdebatan di antara para ahli, apakah gigi molar tiga yang impaksi (gigi geraham bungsu yang tidak dapat tumbuh secara normal) tanpa keluhan seperti pada kasus Anda perlu dicabut atau dibiarkan saja. Menurut suatu penelitian, sekitar 25-70 persen gigi molar tiga tanpa gejala yang dipertahankan, akhirnya tetap harus dicabut dikemudian hari. Dari penelitian lain menyatakan gigi molar tiga yang dicabut tidak akan menimbulkan masalah dan pasien akan tetap memiliki fungsi pengunyahan yang normal.

Walaupun persentase kejadiannya rendah, kista atau tumor dapat tumbuh di sekitar gigi molar tiga yang terbenam dalam gusi dan tulang yang tidak diambil. Oleh karena itu pertimbangan pencabutan gigi molar tiga yang tidak disertai gejala apapun terkadang didasarkan atas pertimbangan pencegahan. Meski demikian operasi pencegahan ini belum menjadi kesepakatan secara umum di kalangan ahli bedah mulut.

Demikian informasi yang dapat diberikan, Semoga Bermanfaat.

18 Jul 2018, 17:01 WIB