Tidak menstruasi

Info Penanya, wanita 23 Tahun

Dok...saya terakhir menstruasi bulan desember yang lewat...sampai sekarang bulan juli saya tidak menstruasi...saya sudah tes kehamilan hasilnya negatif...itu penyebabnya apa ya dok...tolong beri soluasi dok..saya khawatir punya penyakit..

18 Jul 2018, 09:05 WIB
dr. Adeline Jaclyn
dijawab oleh: dr. Adeline Jaclyn

Terima kasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

 

Kami memahami kekhawatiran Anda. 

Dalam dunia medis, yang Anda alami disebut dengan amenore (tidak haid). Secara normal, wanita tidak mengalami haid sebelum pubertas, selama kehamilan dan menyusui, dan setelah menopause. Siklus menstruasi normal meliputi interaksi antara komplek hipotalamus-hipofisis-aksis indung telur serta organ reproduksi yang sehat. Apabila tidak haid didahului dengan riwayat haid yang normal, kemungkinan ini merupakan gejala dari kondisi yang dapat diobati.

Amenore sendiri terbagi menjadi dua, yaitu:

1. Amenore primer

Amenore primer adalah keadaan tidak terjadinya menstruasi pada wanita usia 16 tahun. Amenorea primer terjadi pada 0.1 – 2.5% wanita usia reproduksi. Penyebab tersering dari amenorea primer adalah:

  • Pubertas terlambat
  • Kegagalan dari fungsi indung telur
  • Agenesis uterovaginal (tidak tumbuhnya organ rahim dan vagina)
  • Gangguan pada susunan saraf pusat
  • Himen imperforata yang menyebabkan sumbatan keluarnya darah menstruasi dapat dipikirkan apabila wanita memiliki rahim dan vagina normal

2. Amenore sekunder

Amenore sekunder adalah tidak terjadinya menstruasi selama 3 siklus (pada kasus oligomenorea <jumlah darah menstruasi sedikit>), atau 6 siklus setelah sebelumnya mendapatkan siklus menstruasi biasa. Angka kejadian berkisar antara 1 – 5%

Penyebab amenore sekunder dapat digolongkan menjadi:

1. Faktor gaya hidup

  • Berat badan yang terlalu kurus atau terlalu gemuk akan mengganggu keseimbangan hormon reproduksi.
  • Olahraga yang berlebihan, seperti pada balerina dan atlet juga dapat mengganggu keseimbangan hormon reproduksi.
  • Stress psikologis dapat mempengaruhi kerja otak yang mengatur hormon reproduksi. Umumnya, ketika stress sudah menurun, haid akan kembali normal.

2. Kondisi medis yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon

  • Sindrom ovarium polikistik (PCOS) menyebabkan kadar hormon reproduksi selalu tinggi kadarnya, ini juga akan mengganggu siklus haid
  • Gangguan tiroid, seperti kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroid) atau yang kurang aktif (hipotiroid) dapat menyebabkan gangguan haid, termasuk amenore.
  • Tumor jinak kelenjar pituitari di otak dapat mengganggu pengaturan hormon reproduksi.
  • Menopause dini. Menopause umumnya terjadi pada usia 50-an. Namun, pada sebagian wanita terjadi sebelum usia 40-an.
  • Tumor pada ovarium (indung telur).

3. Gangguan struktural pada organ kandungan

  • Skar/bekas luka pada rahim akibat penyakit Asherman, bekas kuret, operasi caesar atau pengangkatan myoma.
  • Vagina abnormal di mana terdapat sumbatan pada vagina sehingga darah haid tidak bisa keluar.

 

Selain tiga penyebab diatas, amenore sekunder dapat disebabkan oleh penggunaan obat-obatan tertentu seperti antidepresan, antipsikotik, obat kemoterapi, dan kortikosteroid oral.

Kondisi yang Anda alami sudah berlangsung 7 bulan, sebaiknya segera diperiksakan kepada dokter kandungan. Dokter akan melakukan wawancara, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang (USG kandungan dan mungkin pemeriksaan darah) untuk menentukan penyebabnya. Jangan tunda untuk memeriksakan diri. Makin cepat ditangani, makin baik.

Amenore sekunder dapat menjadi penyebab ketidaksuburan pada wanita, untuk itu, semakin cepat ditemukan penyebabnya maka dapat segera mendapatkan penanganan yang optimal.

  

Demikianlah jawaban yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat.

18 Jul 2018, 09:05 WIB