Migrain dan Sulit Tidur

Info Penanya, pria 17 Tahun

dok saya itu anak sma hoby saya bela diri tapi daya tubuh saya sering lemah. Kepala saya suka migran. Dan tiga hari ini saya suka tidur dan bangun tengah malam dan tidak dapat tidur sampe pagi. Tolong solusinya

24 Jul 2018, 01:13 WIB
dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons
dijawab oleh: dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Sakit kepala adalah gejala yang sangat umum dan memiliki jenis yang bermacam-macam. Dibutuhkan informasi lebih lanjut mengenai keluhan Anda, apakah nyeri kepala dirasakan satu sisi saja atau di seluruh bagian kepala? Apakah ada keluhan pada mata? Apakah sebelum timbul keluhan ada pencetus yang menyebabkan sakit kepala seperti kurang istirahat atau pikiran-pikiran yang mengganggu?

Sakit kepala diklasifikasikan menjadi dua: sakit kepala primer dan sakit kepala sekunder. Sakit kepala primer terjadi tanpa adanya penyakit yang mendasari, sedangkan sakit kepala sekunder merupakan gejala dari kondisi medis yang lebih serius seperti hipertensi, tumor, dan lain-lain. Yang termasuk dalam sakit kepala primer adalah sakit kepala tipe tensi (tension-type headache), migrain, dan cluster.

Pada migrain, sakit kepala umumnya terasa pada satu sisi wajah termasuk daerah dahi , sering juga sampai daerah mata dan pipi serta dapat disertai dengan gajala lain seperti adanya kehilangan penglihatan atau sensoris, tidak nafsu makan, mual ,muntah, takut sinar (Photophobia) dan takut bunyi-bunyian (Phonophobia), perubahan mood. Pada beberapa wanita, migrain sering dilaporkan terjadi ketika menstruasi. Karena Anda mengatakan sakit kepala yang dirasa saat ini baru terasa 2 minggu terakhir. Coba untuk memperhatikan makanan Anda. Karena ternyata makanan juga dapat mengakibatkan migrain.

Beberapa makanan yang diidentifikasi menjadi pencetus migraine adalah :

  • Makanan yang banyak mengandung Thyramine (keju, red wine)
  • Makanan yang mengandung Monosodium Glutamate (MSG) atau micin
  • Makanan yang mengandung Nitrat (bologna, salami, smoked meat)
  • Makanan yang difermentasi
  • Alkohol (red wine)
  • Caffeinated (softdrink, teh, kopi)

Untuk langkah pertama, Anda dapat menilik terlebih dahulu dari pola hidup Anda. Apakah akhir-akhir ini Anda merasa terbebani dengan pekerjaan atau permasalahan hidup yang membuat Anda menjadi stress? Telaah kembali pola makan, adakah makanan dari daftar makanan diatas yang Anda konsumsi lebih banyak dari sebelumnya? Cobalah untuk sedikit merelaksasi tubuh dan pikiran Anda. Jika sakit tak tertahankan, Anda dapat mengonsumsi obat sakit kepala yang dijual bebas dalam dosis anjuran. Namun jika sakit tidak membaik dan keluhan menjadi lebih sering, segera hubungi dokter spesialis saraf. Jika diperlukan kemungkinan dapat dilakukan pemeriksaan CT scan. 

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

24 Jul 2018, 01:13 WIB