Penularan HIV

Info Penanya, pria 27 Tahun

Halo dokter.. saya mau share dan tanya seputar Virus HIV. saya punya keponakan usia 5 bulan (LK), 1 tahun 8 bulan (LK)dan ibunya usia 33 th. mereka terkena virus HIV dan sekarang tinggal 1 rumah dgn sy. Sy mempunyai anak masih baby usia 3 bulan (PR). keponakan sy mandi dgn menggunakan bak mandi anak sy. keponakan sy yg terkena HIV ada luka koreng dan ada darah serta nanahnya, dan sakit batuk pilek. Kadang mereka suka main bareng 1 tempat tidur sy takut tercampur keringet, luka koreng, atau dari batuk pilek. mohon solusi dan infonya dok. apakah bisa tertular ? karena sy sangat khawatir karena anak sy masih baby. solusinya sy pergi dari rumah atau ada obat untuk kekebalan tubuh anak sy ? terima kasih

27 Jul 2018, 21:57 WIB
dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons
dijawab oleh: dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya dokter.

HIV umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara membran mukosa atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, dan ASI. Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim, transfusi darah, jarum suntik.yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut. Perlu diketahui bahwa penularan penyakit ini melalui :

  • Lewat cairan darah:
    • Melalui transfusi darah / produk darah yg sudah tercemar HIV
    • Lewat pemakaian jarum suntik yang sudah tercemar HIV, yang dipakai bergantian tanpa disterilkan, misalnya pemakaian jarum suntik dikalangan pengguna Narkotika Suntikan
    • Melalui pemakaian jarum suntik yang berulangkali dalam kegiatan lain, misalnya : peyuntikan obat, imunisasi, pemakaian alat tusuk yang menembus kulit, misalnya alat tindik, tato, dan alat facial wajah
  • Lewat cairan sperma dan cairan vagina:
    • Melalui hubungan seks penetratif (penis masuk kedalam Vagina/Anus), tanpa menggunakan kondom, sehingga memungkinkan tercampurnya cairan sperma dengan cairan vagina (untuk hubungan seks lewat vagina) ; atau tercampurnya cairan sperma dengan darah, yang mungkin terjadi dalam hubungan seks lewat anus.
  • Lewat Air Susu Ibu:
    • Penularan ini dimungkinkan dari seorang ibu hamil yang HIV positif, dan melahirkan lewat vagina; kemudian menyusui bayinya dengan ASI.
    • Kemungkinan penularan dari ibu ke bayi (Mother-to-Child Transmission) ini berkisar hingga 30%, artinya dari setiap 10 kehamilan dari ibu HIV positif kemungkinan ada 3 bayi yang lahir dengan HIV positif.

AIDS tidak ditularkan melalui :

  • Makan dan minum bersama, atau pemakaian alat makan minum bersama.
  • Pemakaian fasilitas umum bersama, seperti telepon umum, WC umum, dan kolam renang.
  • Ciuman, senggolan, pelukan dan kegiatan sehari-hari lainnya.
  • Lewat keringat, atau gigitan nyamuk

 Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,  

27 Jul 2018, 21:57 WIB