BAB Keras Dengan MPASI

Info Penanya, pria 28 Tahun

Siang Dokter, saya mau tanya, anak saya usia 6 bulan baru saya perkenalkan MPASI, MPASI pertamanya tepung beras merah dan untuk buahnya pisang 5 hari setelah dia mulai makan BAB nya keras seperti batu dan keluarnya prongkolan dan ketika dia BAB sampai menangis karna mungkin sulit keluar, semenjak itu saya stop pisang dan hanya memberikan dia pepaya saja tetapi BABnya masih keras juga, bagaimana mengatasinya Dok?tapi anaknya masih aktif dan perutnya juga tidak keras, mohon tanggapannya, Terima kasih sebelumnya :)

28 Jul 2018, 23:52 WIB
dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons
dijawab oleh: dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com.

Bayi di bawah 1 tahun apalagi yang baru memulai MPASI memang rentan mengalami konstipasi. Bisa karena tekstur MPASI yang terlalu keras, masih belum bisa mencerna bahan makanan yang digunakan untuk MPASI, atau bila menggunakan susu formula (bukan ASI). Pada bayi Anda, sepertinya ada kemungkinan bahan makanan MPASI yang digunakan teksturnya kurang cair atau mengandung tinggi serat sehingga sulit dicerna dan menyebabkan konstipasi.

Untuk MPASI bayi 6 bulan, tujuannya adalah untuk memperkenalkan rasa makanan. Menu yang disediakan adalah menu tunggal, misalnya hanya bubur beras saja, atau satu jenis buah/sayuran saja setiap kali makan. Frekuensi pemberian makan pada awalnya 1x saja dan hanya beberapa sendok bayi, kemudian ditingkatkan menjadi 2-3x sehari sesuai kemampuan bayi. Untuk bahan makanan yang dikenalkan pada usia ini umumnya sumber karbohidrat seperti beras putih, beras merah, umbi-umbian, kentang serta buah-buahan seperti puree pepaya, buah naga, pir/apel kukus, semangka, alpukat dan pisang. 

Bila ada kesulitan BAB, secara alami dapat dibantu dengan pemberian puree buah dari pepaya, buah naga atau pir kukus untuk merangsang pengeluaran BAB. Alpukat juga bisa membantu melembutkan BAB. 

Jangan lupa pula untuk memberikan air putih pada si kecil. Air putih juga akan melembutkan tinja sehingga lebih mudah dikeluarkan. Pada awal pengenalan air putih biasanya anak akan menolak, namun tetap usahakan agar anak mau minum dengan cara disendoki bila tidak mau minum sendiri. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam sehat,

28 Jul 2018, 23:52 WIB