Sakit Kepala dan Pandangan Kabur

Info Penanya, pria 19 Tahun

jadi seperti ini saya punya seorang teman yang awalnya sakit kepala kemudian beberapa hari berikutnya mata bagian belakang terasa sakit dan perih lalu di kompres menggunakan air panas setelah beberapa saat sakitnya mulai hilang tapi setelah bangun tidur pagi harinya pengelihatannya tiba-tiba kabur, jadi sebenarnya apa yang terjadi dengan mata teman saya ini dok mohon bantuannya terimakasih.

30 Jul 2018, 13:14 WIB
dr. Dyan Mega Inderawati
dijawab oleh: dr. Dyan Mega Inderawati

Terima kasih telah bertanya tentang Sakit Kepala dan Pandangan Kabur melalui fitur Tanya Dokter

Terdapat beberapa penyebab sakit kepala dan perlu diketahui bahwa sakit kepala umumnya tidak diketahui sebabnya (lebih kurang 90%). Biasanya sakit kepala dapat dicetuskan oleh pola makan tidak teratur, kelelahan, kurang tidur, dsb. Sakit kepala yang tidak diketahui sebabnya ini disebut dengan sakit kepala primer, contohnya adalah migraine dan tension type headache, cluster headache. Sakit kepala yang sebabnya diketahui lebih sedikit (sakit kepala sekunder) dapat disebabkan oleh misalnya sakit gigi, demam, tumor otak, dll. Sedangkan keluhan pusing biasanya disebabkan oleh vertigo.

Sementara itu pandangan kabur menunjukkan suatu gangguan di dalam daya lihat atau kemampuan mengfokuskan mata terhadap suatu benda. Hal ini seringkali merupakan salah satu gejala dari kelainan refraksi.

Kornea dan lensa mata berperan layaknya lensa kamera, berfungsi memfokuskan cahaya yang masuk ke dalam mata untuk membentuk bayangan pada retina yang terletak di belakang mata. Pada keadaan normal, lensa mata dapat beradaptasi (berakomodasi) sesuai jauh-dekat objek yang dilihat. Bila cahaya dapat terfokus pada satu titik sempurna di retina, maka akan terbentuk bayangan yang jelas. Bagaimanapun, bila cahaya terfokus di depan atau belakang retina, maka bayangan yang terbentuk akan tampak kabur. Keadaan ini disebut sebagai kelainan refraksi.

Yang termasuk di dalam kelainan refraksi antara lain adalah miopi (mata minus/rabun jauh), hipermetropi (mata plus/rabun dekat), dan astigmatisma (silinder). Miopi terjadi ketika bayangan benda jatuh terfokus pada depan retina. Keadaan ini timbul akibat bola mata terlalu panjang atau daya akomodasi lensa terlalu kuat. Sebaliknya, hipermetropi terjadi ketika bayangan benda jatuh di belakang retina akibat bola mata pendek atau daya akomodasi lensa terlalu lemah. Berbeda dari dua sebelumnya, astigmatisma terjadi akibat kelainan kelengkungan permukaan kornea dan lensa sehingga cahaya yang masuk tidak akan jatuh pada satu titik.

Sakit kepala juga dapat berkaitan dengan adanya kelainan refraksi, untuk mengetahui dengan pasti penyebab keluhan teman Anda diperlukan pemeriksaan visus atau daya penglihatan. Oleh sebab itu kami sarankan agar teman Anda berkonsultasi ke dokter spesialis mata untuk evaluasi lebih lanjut mengenai keluhan mata yang anda alami. 

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan seputar Sakit Kepala dan Pandangan Kabur. Semoga bermanfaat.

30 Jul 2018, 13:14 WIB