Berat Badan Menurun dan Tidak Haid Setelah Melahirkan

Info Penanya, wanita 30 Tahun

Met mlm dok.sy resty ibu menyusui.yg ingin sy tanya kan kenapa setelah pasca melahirkan bb sy trun drastis padahal wktu sedang hamil bb sy naik smpe 68 k.n menstruasi sy jga gk normal krna -+ 1 thn sy tdk mndapapatkan haid..n entah knapa tangan sy sering gmeteran nafas kadang sesak. jantung berdebar kencang n jga tenggorokan gatal akibatx jdi batuk.n yg ingin sy tanyakan apakah keluhan sy di atas mnunjukan gejala penyakit tertentu.mkasih ats jwaban nya..

01 Aug 2018, 05:42 WIB
dr. Astrid Wulan Kusumoastuti
dijawab oleh: dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Terima kasih telah bertanya seputar berat badan turun dan haid tidak teratur setelah melahirkan menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Kami mengerti kekhawatiran anda. Pada dasarnya, berat badan turun dapat dipengaruhi oleh banyak sekali kondisi. Beberapa penyakit yang dapat membuat berat badan turun adalah beban pekerjaan yang terlalu berat, stres psikologis, penyakit hipertiroid, diabetes melitus, TBC, HIV/AIDS, Kanker dan banyak lagi.

Pada dasarnya, berat badan tidak bertambah disebabkan karena konsumsi energi lebih rendah dari kebutuhan. Dalam hal ini, sebagian cadangan energi tubuh dalam bentuk lemak akan digunakan. Penyebab lain adalah karena metabolisme tubuh yang cepat (biasanya merupakan faktor keturunan).  Selain itu, seseorang yang termasuk dalam kategori kurus dapat disebabkan oleh penyakit tertentu, seperti hipertiroid atau tuberkulosis. 

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menaikkan berat badan, antara lain:

Makan secara teratur 3 kali sehari dengan gizi seimbang lebih banyak dari biasanya dan ditambah 2 kali makanan kecil (biskuit yang mengandung keju dan susu, minuman yogurt, jus buah). Gizi seimbang adalah susunan hidangan sehari yang mengandung zat gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral) dalam jumlah dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tubuh untuk dapat hidup sehat secara optimal.Meningkatkan asupan protein dan karbohidrat sangat baik untuk meningkatkan berat badan. Makan lebih banyak makanan sumber energi dan protein dari biasanya seperti roti, nasi, umbi-umbian, ikan, daging, tempe, tahu.Berolahraga secara teratur. Beberapa jam setelah olahraga biasanya akan terasa lapar sehingga meningkatkan nafsu makan, yang tentunya berguna untuk menaikkan berat badan. Jenis olah raga pun tidak perlu yang sulit atau terlalu berat. Berjalan kaki selama 30 menit secara teratur sudah cukup untuk menjaga keseimbangan tubuh.Istirahat yang cukup.Memperbanyak minum air putih.Stres sebenarnya bukan penyebab langsung penurunan berat badan, tetapi stres dapat mempengaruhi tubuh sedemikian rupa sehingga sulit untuk menaikkan berat badan. Stres berat dapat menyebabkan kondisi tubuh tidak optimal sehingga menghambat pencernaan dan penyerapan nutrisi makanan. Berikut adalah beberapa hal yang timbul dan berpengaruh terhadap berat badan Anda akibat stres:

Pencernaan terganggu: ketika mengalami stres, sistem pencernaan mudah terganggu. Gerakan peristaltik usus meningkat, perut mudah terasa kembung, atau bahkan mual sehingga hal-hal tersebut dapat membuat Anda enggan makan.Depresi: stres dapat timbul dalam berbagai bentuk, salah satunya depresi. Anda dapat merasakan rasa sedih dan putus asa hingga kehilangan nafsu makan sehingga nutrisi yang masuk pun berkurang.Hilang motivasi: preokupasi atau terlampau memikirkan masalah dapat membuat Anda lupa akan hal-hal lain di sekitar Anda, termasuk jam makan. Waktu tidur berkurang: Stres dapat membuat Anda terjaga semalaman atau membuat jam tidur Anda berkurang. Hal ini akan menyebabkan Anda merasa lelah seharian dan membuat Anda merasa tidak punya energi untuk menyiapkan makan untuk diri sendiri.

Berapa lamakah waktu antara kelahiran bayi Anda dan haid pertama Anda? Apakah Anda saat ini menyusui ASI ekslusif atau memberikan susu formula?

Hal tersebut perlu diketahui karena pada ibu yang memberikan ASI ekslusif, umumnya siklus haid akan kembali teratur setelah ibu berhenti menyusui (setelah 6 bulan atau selama periode ASI ekslusif). Isapan bayi pada payudara ibu ketika minum ASI akan menekan hormon reproduksi lain yang diperlukan untuk terjadinya ovulasi (pelepasan sel telur dari indung telur) dan untuk terjadinya menstruasi. Siklus haid dapat tidak teratur namun umumnya akan kembali normal secara perlahan-lahan.

Namun apabila ibu tidak memberikan ASI ekslusif atau mengkombinasikan ASI eksklusif dengan susu formula, siklus menstruasi ibu cenderung datang lebih cepat. Siklus haid dapat kembali normal dalam waktu 5-6 minggu setelah melahirkan secara perlahan-lahan atau setelah Anda berhenti menyusui. Jadi Anda tidak perlu khawatir apabila saat ini Anda juga menyusui.

Mengenai penggunaan kontrasepsi. Kondom sebagai metode kontrasepsi mekanik tidak mempengaruhi siklus menstruasi Anda. Siklus menstruasi dapat dipengaruhi oleh penggunaan KB hormonal seperti KB suntik, implan, ataupun pil minum. Jika ibu merasa khawatir bisa memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan terdekat.

Demikian informasi yang bisa disampaikan seputar berat badan turun dan haid tidak teratur setelah melahirkan,Semoga bermanfaat untuk Anda.

 

Salam,

01 Aug 2018, 05:42 WIB