Berbagai Tipe dan Penyebab Nyeri Dada Kiri

Info Penanya, wanita 19 Tahun

Salam, dok. Saya 19 tahun, perempuan, pada cek darah terakhir, kadar glukosa, kolesterol, trigliserida dalam darah ada dalam batas normal. Tekanan darah saya juga berada pada batas normal. Barusan saya merasakan nyeri tajam di dada kiri yang terjadi ketika inspirasi (ketika ekspirasi, nyeri tajam itu hilang) dan berlangsung kira-kira 3 tarikan napas. Rasa nyeri dirasakan menjalar hingga lengan kiri bagian dalam. Jika ditekan di daerah tersebut, tidak dirasakan nyeri (bukan masalah pada muskuloskeletal). Saya pernah mengalami ini ketika saya SMA, kira-kira 2-3 tahun yang lalu. Saya juga memiliki kelainan pada kolagen saya, yang berupa persendian dan kulit saya terlalu elastis, seperti ehler danlos syndrone tipe III. Keluarga tidak ada riwayat jantung. Apakah itu termasuk gangguan jantung, paru, atau pencernaan ya dok?

01 Aug 2018, 07:47 WIB
dr. Astrid Wulan Kusumoastuti
dijawab oleh: dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Terima kasih telah bertanya seputar nyeri dada kiri menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Apa yang Anda maksud nyeri dada kiri? Keluhan nyeri dada kiri dapat disebabkan berbagai hal, antara lain: 

  • Nyeri karena masalah otot dan tulang: biasanya muncul bila bagian tersebut ditekan, atau muncul dengan perubahan posisi. Nyeri akan membaik dengan antinyeri seperti paracetamol atau obat antiinflamasi lain
  • Nyeri karena masalah paru-paru biasanya berkaitan dengan tarikan napas, dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti demam, batuk, atau sesak
  • Nyeri karena saluran pencernaan: biasanya karena maag/GERD. Gejala lain dapat berupa rasa asam atau pahit di mulut, rasa panas atau nyeri di ulu hati. Nyeri ini berkurang dengan pemberian obat lambung atau maag
  • Nyeri dada karena masalah psikologis atau stress
  • Nyeri dada akibat gangguan jantung yang akan dijelaskan lebih lanjut.

Nyeri Dada Akibat Penyumbatan Pembuluh Darah Jantung

Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina. 

Gejala nyeri angina umumnya dipicu oleh latihan (olahraga, aktivitas fisik, aktivitas seksual), emosi (stres, marah, ketakutan, frustrasi), dan menghilang dengan istirahat atau kombinasi dari istirahat dan obat jantung yang diletakkan dibawah lidah (nitrogliserin sublingual). 

Selain gejala, tentunya dibutuhkan pemeriksaan tambahan, seperti pemeriksaan rekam jantung (EKG) untuk memastikan apakah keluhan yang Anda alami disebabkan karena penyakit jantung. Gejala penyakit jantung dapat dicurigai apabila Anda memiliki beberapa faktor risiko terkait, seperti :

  • Merokok, berapapun jumlahnya
  • Kadar kolesterol total dan kolesterol LDL yang tinggi
  • HipertensiKadar kolesterol HDL yang rendah
  • Diabetes Mellitus
  • Usia lanjut
  • Obesitas (IMT > 25 mg/m2)Kebiasan kurang bergerak/aktivitas fisik
  • Riwayat keluarga menderita PJK pada usia muda ( < 55 tahun untuk pria dan < 65 tahun untuk wanita).

Penyakit jantung koroner disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah koroner yang disebabkan oleh penumpukan plak-plak lemak sehingga menyebabkan aliran darah dan nutrisi ke jantung berkurang. Pencegahan penyakit jantung koroner antara lain adalah perubahan gaya hidup yang meliputi:

  • Olahraga teratur, tidak perlu olahraga intensitas tinggi, oleharaga intensitas sedang 20 menit per hari seperti berjalan dan bersepeda
  • Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, kontrol tekanan darah Anda dengan obat yang diberikan dokter, selain itu hindari konsumsi garam berlebih. Konsumsi garam dibatasi 2 sendok teh per hari untuk orang dengan tekanan darah tinggi dan penyakit jantung
  • Kontrol gula darah
  • Perbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan
  • Hindari konsumsi lemak berlebih seperti goreng-gorengan dan makanan bersantan
  • Hindari stress
  • Hindari rokok dan asap rokok.

Nyeri Dada Akibat Peningkatan Asam Lambung

Peningkatan asam lambung memang dapat juga menimbulkan gejala nyeri dada atau perasaan sesak dan sensasi nyeri dada, hal ini biasanya disebabkan oleh GERD atau Gastro-esophageal reflux disease (refluks asam lambung ke kerongkongan). Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya.

Gejala GERD adalah perut yang mulas, rasa asam atau pahit di bagian belakang mulut atau tenggorokan, masalah menelan, mual, nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, begah/sesak, dan banyak lainnya.

Pengobatan GERD meliputi banyak hal. Yang utama dan terpenting adalah perubahan gaya hidup:

  • Obesitas dan kelebihan berat badan meningkatkan GERD. Penurunan berat badan dapat mengurangi gejala GERD
  • Berhenti merokok
  • Pasien yang dianjurkan untuk makan dalam porsi kecil namun lebih sering. Makanan terakhir hari harus diambil minimal 4 jam sebelum tidur. Berbaring segera setelah makan dapat memperburuk gejala GERD
  • Hindari makanan dan minuman yang memicu asam lambung seperti alkohol, kopi, cokelat, tomat, makanan berlemak atau pedasHindari pakaian ketat terutama di sekitar perut
  • Meniinggikan ujung kepala saat tidur sekitar 20 cm dengan menempatkan irisan atau blok di bawah bantal akan membantu untuk mengurangi gejala GERD
  • Hindari penggunaan obat-obat yang dapat meningkatkan risiko GERD, seperti obat-obatan anti nyeri, steroid, anti kolinergik yang tidak sesuai dengan indikasi kesehatan.

Oleh karena itu, untuk memastikan penyebab nyeri Anda, kami menyarankan Anda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik dan penunjang terkait lainnya.

Berikut beberapa artikel yang berkaitan dengan keluhan Anda:

GERD atau Sakit Jantung?

Waspadai Nyeri Dada Waspadai Serangan Jantung

6 Gejala Medis yang Perlu Diwaspadai

Ini Dia Biang Kerok Nyeri Ulu Hati

Penyakit Jantung Koroner  Angina Pektoris Stabil Nyeri Dada

Inilah Makanan Pencegah Stroke & Penyakit Jantung

Serangan Jantung Mengintai Orang Pemarah

5 Pertolongan Pertama pada Serangan Jantung

Demikian informasi seputar nyeri dada kiri yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

01 Aug 2018, 07:47 WIB