Rambut Rontok, Biduran dan Terlambat Haid

Info Penanya, pria 20 Tahun

pagi dok, saya mau banyak tanya nih hehe sudah sekitar 2 minggu rambut saya rontok parah, terus saya juga suka biduran tapi kalau saya mudik aja tetapi skrg di jakarta pun setiap pagi sehabis mandi selalu muncul biduran saya. dan saya baru sadar saya sudah telat menstruasi padahal saya belum menikah apakah ada kaitannya dari semuanya dok ? dan itu kenapa ya makasih dok

04 Aug 2018, 09:51 WIB
dr. Astrid Wulan Kusumoastuti
dijawab oleh: dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Terima kasih telah bertanya seputar rambut rontok, biduran dan terlambat haid menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Rambut Rontok

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan, oleh karena itu ijinkan kami menjelaskan sedikit mengenai rambut rontok. Kerontkan rambut banyak penyebabnya bisa saja karena pengaruh genetik atau karena berhubungan penyakit seperti infeksi jamur atau hipotiroid.Namun untuk menegakkannya diperlukan pemeriksaan fisik langsung. Izinkan kami menjelaskan tentang berbagai penyebab kerontokan rambut.

Pertumbuhan rambut normal berlangsung selama 2-6 tahun. Masing-masing rambut tumbuh sebanyak 1 cm/bulan dalam fase ini. Sekitar 90% dari rambut di kepala tumbuh setiap saat, 10% sisanya dalam fase istirahat. Setelah 2-3 bulan, rambut yang berada dalam fase istirahat rontok dan rambut baru mulai tumbuh pada tempat yang sama. Suatu hal yang normal apabila mendapatkan rambut yang rontok setiap hari. Rata-rata kulit kepala memiliki sekitar 100.000 helai rambut, dan secara kasar 50-100 helai rambut dapat rontok setiap hari. Hal tersebut masih berada di dalam batas normal.

Rambut tipis diakibatkan karena kerontokan. Jika rambut Anda sudah rontok sekitar lebih dari 100 helai rambut/hari, terdapat beberapa hal yang dapat menjadi faktor penyebab, yaitu faktor herediter (keturunan) dan faktor yang didapat (karena penyakit atau keadaan tertentu). Rambut rontok yang disebabkan oleh faktor herediter, tidak dapat disembuhkan, yang dapat dilakukan adalah mencegah agar kerontokan rambut tidak terlalu cepat. Sedangan untuk faktor yang didapat, dapat disebabkan oleh karena penyakit tertentu seperti jamur pada kulit kepala, anemia, demam, sakit tifus ataupun akibat keadaan-keadaan tertentu seperti salah perawatan rambut.

Ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan, untuk mencegah kerontokan rambut seperti:

  • banyak makan makanan yang banyak mengandung protein dan zat besihindari stres
  • hindari obat-obatan yang mengganggu pertumbuhan rambut
  • rajin olah raga untuk memperlancar peredaran darahcukup istirahat
  • stop merokok (pada yang merokok)
  • hindari pemakaian pengering rambut dan keramas dengan air panas
  • hindari pemakaian bahan - bahan kimia di rambut

Bila hal-hal tersebut telah Anda lakukan, tapi kerontokan tidak kunjung berkurang, segeralah berkonsultasi ke Dokter Spesialis Kulit untuk dievaluasi akan kemungkinan adanya infeksi jamur pada kulit kepala Anda atau penyebab lain yang mendasari. Biasanya terapi yang diberikan antara lain adalah pemberian suntikan obat-obatan langsung pada kulit kepala (mesotherapy), PRP therapy hingga transplantasi rambut untuk efek jangka panjang.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai makanan yang dapat dikonsumsi untuk mencegah rambut rontok, Anda dapat membaca artikel yang berjudul Makanan Cegah Rambut Rontok.

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

Rambut Rontok? Ini Sebabnya!

Saran Medis untuk Solusi Ketombe Membandel

Makanan Pencegah Rambut Rontok

Mengatasi Rambut Rontok Ibu Hamil

Solusi Rambut Rontok Setelah Kehamilan

Pengaruh Gejala Thyroid Terhadap Diet

Makanan Cegah Rambut Rontok

 

Biduran atau Urtikaria

Biduran istilah medisnya adalah urtikaria. Urtikaria adalah bentuk reaksi vaskuler pada kulit yang ditandai oleh edema dan eritema berbatas tegas (urtika) disertai rasa gatal yang bervariasi seperti, tersengat, rasa terbakar, seperti tertusuk-tusuk.

Diduga penyebab urtikaria bermacam-macam, diantaranya:

Obat. Contohnya adalah antibiotik golongan penisilin, aspirin, obat-obatan hormonal, vaksinasi, pil kontrasepsi, dll.

Makanan. Contohnya adalah susu, keju, telur, gandum, ikan, ayam, dll. Zat pewarna, penyedap rasa atau bahan pengawet juga dapat menimbulkan urtikaria.

Lingkungan. Terpapar dengan debu rumah, jamur, perubahan temperatur, serbuk sari bunga, dll. Kemungkinan ini adalah yang menyebabkan timbulnya biduran pada Anda. Tiap orang memiliki sensitivitas yang berbeda-beda.

Stress. Pada urtikaria yang berulang, faktor emosional perlu diperhatikan. Stress emosional dapat secara langsung dan tidak langsung menyebabkan seseorang meningkat kemungkinan terjadi urtikaria.

Penyakit sistemik. Beberapa penyakit dan keganasan dapat menimbulkan urtikaria. Beberapa penyakit sistemik yang sering disertai urtikaria antara lain limfoma, hipertiroid, Lupus Eritematosus Sistemik, dll.

Gigitan serangga. Gigitan serangga dapat menimbulkan urtikaria setempat. Nyamuk, lebah dan serangga lainnya menimbulkan urtikaria bentuk papul di sekitar tempat gigitan, biasanya sembuh sendiri

Pengobatan yang paling ideal tentu saja mengobati penyebab atau bila mungkin menghindari penyebab yang dicurigai. Bila tidak mungkin paling tidak mencoba mengurangi penyebab tersebut, sedikit-dikitnya tidak menggunakan dan tidak berkontak dengan penyebabnya.

Gejala dapat diobati dengan efektif. Beberapa obat yang dapat dipergunakan antara lain adalah antihistamin oral. Bedak juga dapat Anda gunakan untuk mengurangi gatal yang ada. Pada dasarnya pengobatan alergi ditujukan untuk mencegah terjadinya gejala alergi, dan sebenarnya untuk mencegah gejala alergi yang paling efektif adalah dengan mengendalikan pencetusnya.

Obat alergi yang diminum jangka panjang, efeknya individual dan biasanya mencakup rasa mengantuk, lemas dan lesu. Obat-obat alergi yang ada saat ini sudah termasuk obat alergi yang aman asalkan dikonsumsi dengan dosis yang benar.

Untuk mengetahui secara pasti bahan-bahan penyebab biduran, perlu dilakukan tes alergi yang disebut juga skin prick test. Untuk itu, Kami sarankan untuk melakukan Pemeriksaan langsung kepada dokter spesialis kulit dan kelamin.

 

Terlambat Haid

Telat datang bulan memang salah satu tanda kehamilan, namun tidak pasti. Siklus haid memang dapat maju atau mundur, tidak selalu tepat waktu. Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. Bagaimana dengan siklus haid anda selama ini?

Penyebab tidak haid ada banyak sekali, belum tentu terjadi kehamilan. Pertama izinkan kami menjelaskan tentang gangguan siklus haid. Adapun gangguan siklus menstruasi umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan.

  1. Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama
  2. Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  3. Pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
  4. Malnutrisi (kurang gizi)
  5. Stres psikologis
  6. Atlet
  7. Kekurangan vitamin K
  8. Penggunaan obat-obatan tertentu
  9. Kelainan pembekuan darah
  10. Gangguan hormon tiroid
  11. Dan lain sebagainya

Selain gangguan hormonal, dapat juga terjadi gangguan organ kandungan. Untuk memastikannya, dapat dilakukan pemeriksaan USG kandungan.

Kehamilan dapat diperiksa dengan test pack 1 hari setelah haid terlambat, meskipun terkadang masih mungkin belum dapat terdeteksi karena kadar hormon kehamilan yang diperiksakan masih rendah. Bila hasilnya agak meragukan (belum terdeteksi), test pack dapat Anda ulang minggu depan atau 2 minggu lagi, bila haid tidak juga datang. Bila memang negatif, berarti kemungkinan besar tidak ada kehamilan. Kami sarankan Anda melakukan konsultasi kembali dengan dokter kebidanan dan kandungan.

Demikian informasi seputar rambut rontok, biduran dan terlambat haid yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Salam,

04 Aug 2018, 09:51 WIB