Hamil Setelah Sterilisasi

apa benar jika seorang wanita yang sudah stiriil apa bisa mendapatkan keturunan. Trim

Lihat Selengkapnya
pria, 35 Tahun15 Agt 2018, 09:13 WIB

dr. Sara Elise Wijono MRes

Dijawab oleh:

dr. Sara Elise Wijono MRes

Terima kasih telah menggunakan layanan TanyaDokter KlikDokter.

Tindakan sterilisasi wanita yang dilakukan dengan memotong dan atau mengikat kedua saluran telur melalui proses operasi dalam medis disebut sebagai tubektomi. Dengan diikatnya atau dipotongnya saluran ini, diharapkan sel telur tidak dapat bertemu dengan sperma dan proses pembuahan pun tidak akan terjadi. Pada umumnya pasca steril (tubektomi) tidak ada efek samping gangguan menstruasi, namun tidak menutup kemungkinan bila terjadi hal tersebut. Efek samping lain dari steril jika kemungkinan terjadi kerusakan pada ligamen peritoneum. Jika ligamen tersebut rusak akan mempengaruhi produksi hormon di ovarium yang akan menurun. 

Apabila Anda dan pasangan ingin mendapatkan keturunan kembali, wanita yang telah melakukan tubektomi dapat menjalani operasi penyambungan saluran telur yang tadinya telah diikat dan atau dipotong. Tindakan ini disebut sebagai operasi pengembalian ligasi tuba (reversal) atau tuba reanastomosis.

Berikut adalah faktor-faktor yang menjadi bahan pertimbangan Dokter sebelum melakukan operasi penyambungan saluran telur ini:

  • Usia
  • Jenis dan teknik tubektomi
  • Waktu pelaksanaan tubektomi
  • Kesehatan ibu secara keseluruhan, terutama kesehatan dari rahim, indung telur, dan seputar organ reproduksi lainnya
  • Riwayat kehamilan sebelum steril
  • Riwayat operasi di daerah pinggul.

Sebelum tuba reversal dilakukan, Dokter juga akan melakukan pemeriksaan menyeluruh pada Anda dan pasangan untuk memastikan bahwa kehamilan dapat terjadi paska operasi. Pemeriksaan ini meliputi pemeriksaan darah dan penunjang untuk memastikan bahwa ovarium dalam kondisi normal. Adapun jenis pemeriksaan yang dilakukan adalah hysterosalpingram (HSG), untuk memeriksa panjang dan fungsi dari saluran telur.  Sang suami pun juga dianjurkan untuk melakuan pemeriksaan analisa sperma untuk memastikan tidak ada masalah di sana.

Usia sangat berperan penting dalam keberhasilan terjadinya pembuahan paska tuba reversal. Usia optimal bagi wanita untuk dilakukan program ini adalah di bawah 40 tahun. Secara umum, angka keberhasilan kehamilan bervariasi dari 40 hingga 85%, dan kehamilan biasanya terjadi pada tahun pertama paska operasi tuba reversal.

Perlu diketahui bahwa usia terbaik untuk melahirkan adalah di bawah 40 tahun. Semakin tua usia maka semakin tinggi risiko bagi ibu maupun janin, diantaranya:

  • Fertilitas/kesuburan menurun, semakin tua usia semakin sulit untuk hamil.
  • Risiko keguguran tinggi
  • Kelainan genetik: semakin tua usia, kualitas sel telur semakin berkurang dan risiko kelainan genetik seperti cacat bawaan meningkat. Kelainan tersering pada bayi adalah Down Syndrome.
  • Risiko penyakit meningkat selama kehamilan: diabetes, hipertensi, preeklampsia/eklampsia, sampai kematian.
  • Masalah selama melahirkan: wanita usia tua biasanya mengalami pemanjangan waktu melahirkan dan berisiko menyebabkan fetal distress.

Untuk informasi lebih lanjut kami sarankan Anda  untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh ke Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

REAKSI ANDA

PERTANYAAN TERKAIT

Ingin Hamil Setelah Steril

Dijawab oleh:dr. Reza Fahlevi

Hamil Kembali Setelah Steril

Dijawab oleh:dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons

Bisakah Hamil Pasca Steril? - #249300

Dijawab oleh:dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk