Pemeriksaan Mata Minus

Info Penanya, wanita 20 Tahun

Sore, untuk priksa mata minus itu lebih baik priksa di dokter mata ataukah di optik ? Terima kasih

19 Aug 2018, 16:31 WIB
dr. Astrid Wulan Kusumoastuti
dijawab oleh: dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Terima kasih telah bertanya seputar pemeriksaan mata minus menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Kornea dan lensa mata berperan layaknya lensa kamera, berfungsi memfokuskan cahaya yang masuk ke dalam mata untuk membentuk bayangan pada retina yang terletak di belakang mata. Pada keadaan normal, lensa mata dapat beradaptasi (berakomodasi) sesuai jauh-dekat objek yang dilihat. Bila cahaya dapat terfokus pada satu titik sempurna di retina, maka akan terbentuk bayangan yang jelas. Bagaimanapun, bila cahaya terfokus di depan atau belakang retina, maka bayangan yang terbentuk akan tampak kabur. Keadaan ini disebut sebagai kelainan refraksi.

Yang termasuk di dalam kelainan refraksi antara lain adalah miopi (mata minus / rabun jauh), hipermetropi (mata plus / rabun dekat), dan astigmatisma (silinder). Miopi terjadi ketika bayangan benda jatuh terfokus pada depan retina. Keadaan ini timbul akibat bola mata terlalu panjang atau daya akomodasi lensa terlalu kuat. Sebaliknya, hipermetropi terjadi ketika bayangan benda jatuh di belakang retina akibat bola mata pendek atau daya akomodasi lensa terlalu lemah. Berbeda dari dua sebelumnya, astigmatisma terjadi akibat kelainan kelengkungan permukaan kornea dan lensa sehingga cahaya yang masuk tidak akan jatuh pada satu titik.

Kelainan refraksi bukanlah suatu penyakit, tetapi lebih merupakan variasi individu. Faktor yang mempengaruhipun berbeda pada setiap keadaannya. Terapi awal yang dapat dilakukan adalah dengan kacamata untuk mengoreksi kelainan refraksinya, bergantung pada gejala pasien dan kebutuhannya akan penglihatan.

PEMERIKSAAN OPTIK DAPAT DIPERCAYA ?

Pemeriksaan optik atau pemeriksaan refraksi terdiri dari 2 yaitu refraksi subyektif dan refraksi objektif. Refraksi subyektif sangat bergantung pada respon anda untuk mendapatkan koreksi tajam penglihatan terbaik, sehingga tidak menutup kemungkinan hasil yang didapatkan dari dua pemeriksaan yang sama akan berbeda. Untuk memeriksa kelainan refraksi secara objektif dapat dilakukan pemeriksaan retinoskopi.

Demikian informasi seputar pemeriksaan mata minus yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

19 Aug 2018, 16:31 WIB