Gigi Bungsu Tumbuh Miring

Info Penanya, pria 25 Tahun

Assalamualaikum, Salam Sejahatera. Maaf dok mau tanya nih tentang gigi bungsu. 3 tahun yang lalu Saya sudah pernah oprasi gigi graham pertama yang bagian bawah kanan awalnya, tapi Saya ga pake gigi palsu jadi itu bolong saja. Nah sekarang si gigi bungsu lahir dan miring, hanya satu gigi bungsu saja yang miring di bawah bagian kanan, lalu saya ke dokter gigi lagi, saya niat mau cabut gigi bungsu yang miring ini, katanya tidak bisa harus di impan gigi dulu, apakah menang harus begitu? Memang tidak bisa yaa kalau gigi bungsunya langsung di cabut soalnya sakit. Maaf dok satu lagi, kalau gigi bungsu yang tidak miring apakah bagusnya di cabut juga atau tidak usah. Makasih maaf agak berbelit belit pertanyaanya

20 Aug 2018, 11:39 WIB
drg. Wiena Manggala Putri
dijawab oleh: drg. Wiena Manggala Putri

Terima kasih sudah bertanya dengan menggunakan Tanya Dokter.

Saya turur prihatin atas kondisi yang Anda alami dan saya juga dapat mengerti bahwa keluhan yang Anda rasakan terkait gigi geraham bungsu yang tumbuh memang sungguh mengganggu.  Gigi geraham bungsu yang tumbuh impaksi atau mengalami gangguan pertumbuhan memang dapat menyebabkan beberapa masalah dan gangguan. Gigi impaksi dapat terbenam seluruhnya dalam tulang,  atau bisa juga hanya separuh mahkota yang berhasil menembus tulang dan gusi dan posisinya biasanya tidak tegak melainkan sedikit miring atau posisi abnormal lainnya seperti pada posisi gigi Anda dimana arah tumbuhnya tidak kearah gigi antagonis melainkan kearah gigi sebelahnya dan hanya muncul sebagian saja. Munculnya gigi geraham bungsu terjadi pada usia 17- 21 tahun dan berbeda-beda pada tiap orang.

Banyak para ahli yang menyarankan pencabutan pada kasus gigi seperti ini, karena jika hanya diberi obat untuk mengurangi radang gusi, peradangan tersebut nantinya akan kembali berulang. Pencabutan gigi Anda yang impaksi memang tidak dapat dilakukan pencabutan biasa, mengingat posisi gigi yang abnormal sehingga memerlukan operasi minor. Namun Anda tidak perlu terlalu khawatir, karena tindakan ini merupakan operasi kecil dengan pembiusan lokal. Jika dilakukan sesuai prosedur, resiko komplikasi dapat ditekan seminimal mungkin.Selain pembengkakan, infeksi dan beberapa gangguan lainnya gigi impaksi memang dapat menimbulkan gangguan pada daerah sekitarnya dan kepala.

Hingga saat ini masih terdapat perdebatan di antara para ahli, apakah gigi molar tiga yang tumbuh normal tanpa keluhan seperti pada kasus Anda perlu dicabut atau dibiarkan saja. Menurut suatu penelitian, sekitar 25-70 persen gigi molar tiga tanpa gejala yang dipertahankan, akhirnya tetap harus dicabut dikemudian hari. Dari penelitian lain menyatakan gigi molar tiga yang dicabut tidak akan menimbulkan masalah dan pasien akan tetap memiliki fungsi pengunyahan yang normal.

Walaupun persentase kejadiannya rendah, kista atau tumor dapat tumbuh di sekitar gigi molar tiga yang terbenam dalam gusi dan tulang yang tidak diambil. Oleh karena itu pertimbangan pencabutan gigi molar tiga yang tidak disertai gejala apapun terkadang didasarkan atas pertimbangan pencegahan. Meski demikian operasi pencegahan ini belum menjadi kesepakatan secara umum di kalangan ahli bedah mulut.

Demikian informasi yang dapat diberikan, Semoga Bermanfaat.

20 Aug 2018, 11:39 WIB