Pertanyaan - #258469

dok di deket ketiak saya seperti benjolan ntah itu bisul/apa saya gatau tapi terasa nyeri gt kalo saya pencet, itu kenapa ya?

Lihat Selengkapnya
wanita, 18 Tahun23 Agt 2018, 01:55 WIB

dr. Melyarna Putri

Dijawab oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan Tanya Dokter,

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Penyebab tersering timbulnya benjolan di daerah ketiak adalah akibat adanya pembesaran kelenjar getah bening (KGB). 

Pembesaran KGB ini dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah limfadenopati. KGB sendiri adalah salah satu komponen pertahanan tubuh, yang akan membesar bila ada serangan kuman dari luar, misalnya akibat adanya proses infeksi dari organ-organ disekitarnya ataupun adanya infeksi sistemik dalam tubuh. Kebanyakan pembesaran kelenjar getah bening tidak berbahaya (jinak) dan hanya sebagian kecil dari pembesaran yang tidak dapat dijelaskan sebabnya merupakan keganasan (kanker). Pembesaran kelenjar getah bening ini dapat berbahaya bila dikuti dengan tanda-tanda keganasan seperti berat badan turun, benjolan bertambah besar dengan cepat, penyebaran kanker dari tempat lain, umur lebih dari 50 tahun dan adanya riwayat keganasan dalam keluarga.

Dapat juga benjolan Anda tersebut merupakan peradangan kelenjar keringat ataupun kelenjar limfe. Namun hal ini memerlukan pemeriksaan langsung.

Untuk memastikan penyebab timbulnya benjolan pada ketiak Anda, Anda sebaiknya mengunjungi dokter untuk pemeriksaan langsung sehingga dapat mengetahui kondisi benjolan yang Anda keluhkan. Tindakan selanjutnya maupun penanganan yang tepat akan diberikan setelah diketahui diagnosisnya.

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

REAKSI ANDA

PERTANYAAN TERKAIT

Benjolan di Ketiak

Dijawab oleh:dr. Atika

Penyebab Benjolan di Leher

Dijawab oleh:dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Benjolan di Telinga

Dijawab oleh:dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Benjolan di Kepala Anak

Dijawab oleh:dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Benjolan di Ketiak

Dijawab oleh:dr. Reza Fahlevi

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk