Degenerasi Makula

Info Penanya, pria 19 Tahun

Dok, apakah macular degeneration bisa d sembuhkan atau paling tidak, bisa sembuh hingga 80%? Apakah donor mata bisa membantu penderitanya? Amd basah, usia 53 th

25 Aug 2018, 12:05 WIB
dr. Astrid Wulan Kusumoastuti
dijawab oleh: dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Terima kasih telah bertanya seputar degenerasi makula menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Degenerasi makula atau age-related macular degeneration (AMD/ARMD) adalah penurunan penglihatan pusat, yaitu kemampuan Anda memandang lurus ke depan. Makula adalah suatu area kecil di tengah lapisan bagian dalam retina mata dengan jumlah sel batang dan kerucut terbanyak. Area ini berperan penting bagi manusia untuk bisa melihat dengan baik di kala terang maupun gelap. Penglihatan sisi (peripheral vision) tidak memiliki jumlah sel yang sama dengan makula sehingga menghasilkan penglihatan yang tidak fokus atau tidak tajam.

Pengobatan Degenerasi Makula

Pengobatan AMD bertujuan memaksimalkan kualitas penglihatan penderita, meski belum diketahui secara pasti apakah pengobatan ini bisa turut mencegah atau memperlambat perkembangan penyakit, khususnya untuk AMD kering. AMD kering menyebabkan kehilangan penglihatan pada penderitanya secara bertahap selama kurun waktu 5-10 tahun walau tidak berdampak kepada penglihatan sisi.Berikut adalah beberapa jenis pengobatan yang tersedia untuk AMD kering dan basah.

AMD Kering

AMD kering adalah jenis AMD yang tidak bisa disembuhkan, namun  perkembangannya bisa diperlambat jika penyakit ini berhasil didiagnosis lebih awal. AMD kering bisa diperlambat dengan melakukan langkah-langkah berikut

  • Suplemen dan vitamin yang mengandung antioksidan, seng, vitamin E, dan vitamin C dapat dikonsumsi sesuai dengan kondisi fisik dan kesehatan penderita. Diskusikan terlebih dahulu dengan dokter Anda mengenai dosis yang aman dan sesuai.
  • Cara makan yang sehat. Konsumsi makanan yang mengandung banyak zat antioksidan, seperti bayam, brokoli, dan kacang-kacangan dalam jumlah yang cukup. Makanan yang memiliki kandungan zinc juga baik bagi penderita AMD, misalnya daging sapi, daging domba, susu, keju, yoghurt, dan roti gandum. Makanan lainnya yang bisa dikonsumsi adalah minyak zaitun, salmon, tuna, dan walnut.
  • Sesuaikan pengobatan AMD kering dengan pengobatan lain yang sedang dialami oleh penderita, misalnya penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.
  • Jaga berat badan yang proporsional dengan tinggi tubuh
  • Berhenti merokok

Beberapa terapi AMD kering yang lain, yaitu:

Rehabilitasi penglihatan. Rehabilitasi ini membantu penderita AMD kering bisa beradaptasi dengan perubahan pada penglihatan tengah/pusat mereka yang menurun. Selain dokter mata, rehabilitasi dilakukan dengan bantuan seorang spesialis rehabilitasi penglihatan atau tenaga terlatih lain yang berpengalaman di bidang ini.

Pemasangan lensa teleskopik. Terapi pembedahan ini umumnya dipilih untuk penderita AMD kering yang kedua matanya terinfeksi. Pemasangan lensa teleskopik diharapkan dapat meningkatkan kemampuan melihat, namun hanya pada satu mata saja. Lensa ini dapat memperbesar area pandangan penderita, serta penglihatan jarak jauh dan dekat yang akan berguna ketika mengenali rambu-rambu jalanan.

AMD Basah

Untuk kasus AMD basah, pengobatan yang mungkin dilakukan adalah pemberian suntikan anti VEGF (anti-vascular endothelial growth factor) untuk menghentikan atau menghambat hilangnya penglihatan. Obat ini akan menghalangi pembentukan pembuluh darah baru di area makula.

Anti VEGF disuntikkan langsung ke bola mata dan bisa dilakukan tiap empat minggu selama dua tahun. Obat ini bertujuan menjaga penglihatan tidak menurun pada sebagian kasus. Pada kasus lain, prosedur ini juga dapat dimanfaatkan untuk membantu meningkatkan penglihatan penderita. Meski ada juga pasien yang tidak merespons jenis pengobatan ini, tapi bisa merespons jenis pengobatan lain, yaitu:

  • Terapi laser. Terapi ini sulit dilakukan karena dapat menyebabkan jaringan parut pada makula dan kehilangan penglihatan.
  • Terapi fotodinamis. Terapi ini dilakukan dengan cara menyuntikkan obat khusus ke pembuluh darah. Selanjutnya, obat ini akan mengikat pembuluh darah baru yang tumbuh di makula. Setelah itu laser akan ditembakkan pada pembuluh darah tersebut untuk menghambat perkembangan AMD basah.

Terapi lain yang biasa diberikan kepada penderita AMD kering maupun basah yang berada pada tahap akhir adalah intraocular lens system. Terapi ini menggunakan beberapa lapisan lensa mini secara berurutan untuk membelokkan gambar yang dipantulkan pada makula ke bagian lain dari retina yang masih berfungsi. Lensa-lensa ini akan membuat gambar menjadi lebih jelas dan besar di area tersebut dan penderita akan membutuhkan rehabilitasi penglihatan untuk beradaptasi dengan keadaan ini.Walau sebagian kasus yang menggunakan terapi ini menunjukkan hasil yang baik, namun terapi ini juga memiliki kemungkinan terjadinya komplikasi yang serius, termasuk naiknya tekanan di area mata atau bahkan kerusakan mata. Hal lain yang bisa menjadi kendala adalah biaya perawatan yang tinggi karena lensa harus disesuaikan dengan masing-masing kondisi penderita.

Beberapa tips berikut bisa dilakukan oleh penderita AMD untuk menyesuaikan diri dan lingkungan sekitar dengan perubahan kondisi penglihatan yang dialaminya.

  • Gunakan kaca pembesar.
  • Gunakan alat bantu baca elektronik yang memiliki sistem suara.
  • Ubah tampilan dan setelan pada komputer, misalnya dengan menambahkan sistem suara dan atur layar dengan kontras yang lebih besar atau mengubah ukuran huruf.
  • Pilih lampu yang lebih terang.
  • Gunakan perkakas yang khusus dibuat untuk orang yang memiliki gangguan penglihatan, misalnya jam yang mengeluarkan suara.
  • Gunakan angkutan umum atau meminta bantuan anggota keluarga untuk menyetir atau mengatur transportasi sehari-hari bagi penderita AMD.
  • Membeli buku dengan tampilan huruf atau angka yang lebih besar.

Terkait keluhan yang dialami, kami menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis mata secara langsung, mengingat pentingnya wawancara medis dan pemeriksaan fisis dalam menentukan diagnosis dan penanganan selanjutnya yang sesuai.

Demikian informasi seputar degenerasi makula yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

25 Aug 2018, 12:05 WIB