Tanda Kehamilan

Info Penanya, wanita 26 Tahun

Selamat malam dok. Saya sudah menikah pada februari 2018 berarti sudah 6 bulan menikah. Kejadian telat haid 14 hari sudah dua kali. K Pada bulan Maret- April. Namun kondisinya saya PP naik KRL kerja Bogor-Bekasi. dan Juni-Juli saya sudah tidak kerja dan pindah ke Kudus. Namun, setelah cek ke dokter jawabnya tidak hamil dan setelah 14 hari jadi haid. Dan darahnya bergumpal2. Apakah gumpalan darahnya itu tdinya proses pembntukan embrio? Tapi krna belm menempel di dinding rahim, jadi luruh? Apa kah berbahaya dok? Karena setelah saya haid, saya tdak periksa ke dokter. Sebaiknya bagaimana dok? Pada bulan Mei haid teratur siklus 29 hari. Saat ini saya sudah telat haid 11 hari. Namun, saya blm TP. Menunggu telat 14 hari. Apakah sebaiknya TP lalu periksa ke dokter dok? Mohon bantuannya. Terima kasih. Salam

28 Aug 2018, 11:39 WIB
dr. Sepriani Timurtini Limbong
dijawab oleh: dr. Sepriani Timurtini Limbong

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com.

Tanda kehamilan yang pertama adalah telatnya menstruasi. Tanda-tanda kehamilan lainnya terdiri atas tanda kehamilan tidak pasti dan tanda kehamilan pasti. Tanda-tanda kehamilan tidak pasti yang dialami dapat bervariasi setiap individunya, antara lain adalah:

sering berkemihpembesaran dan nyeri payudaramualperasaan lelahdaerah sekitar puting susu menghitampeningkatan suhu tubuhflek perdarahan karena perlekatan hasil pembuahan ke dinding RahimdsbKeluarnya perdarahan kecil atau flek-flek kecoklatan dalam waktu singkat karena proses penempelan calon bayi pada dinding rahim biasanya hanya terjadi dalam 1 hari saja.

Sedangkan tanda pasti kehamilan (obyektif) adalah:

terasa bagian janin serta gerak janin pada perabaanterdengar bunyi jantung janin pada auskultasiterlihat gambaran janin pada USG atau scanningUntuk memastikan apakah terjadi kehamilan pada diri Anda perlu dilakukan pemeriksaan pasti karena gejala-gejala lainnya hanya merupakan pertanda tidak pasti. Kami sarankan jika Anda terlambat haid lebih dari 2-3 minggu sebaiknya memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan jika memang tidak ingin menggunakan testpack terlebih dahulu.

Test pack dapat mendeteksi kehamilan dengan tingkat keakuratan mencapai 99%. Bahkan garis tipis saja sudah menunjukkan hasil yang positif. Namun, testpackjuga dapat menunjukkan hasil negatif palsu (hasilnya negatif, namun terdapat kehamilan) ataupun positif palsu (hasilnya positif, namun tidak disertai kehamilan). Untuk mengkonfirmasi hasil pemeriksaan itu, diperlukan konfirmasi USG.

Beberapa penyebab terjadinya hasil negatif palsu adalah akibat kesalahan teknik pemeriksaan, terlalu lama mencelupkan strip, atau apabila kadar hormon B-hCG dalam urin belum mencukupi. Hasil positif telah dapat ditemukan 8 hari setelah pembuahan pada 5% perempuan (bukan hubungan seksual, pembuahan terjadi bergantung pada masa subur wanita), dan angka ini akan semakin meningkat seiring bertambahnya usia kehamilan. Pemeriksaan test pack dapat dilakukan 1 hari setelah menstruasi terlambat, namun masih dapat terjadi hasil negatif karena rendahnya kadar hormon sehingga tidak terdeteksi.

Oleh sebab itu testpack dapat dilakukan kembali setelah ada keterlambatan lebih dari 1 minggu (sesuai siklus menstruasi). Masih juga ada kemungkinan muncul hasil yang negatif akibat masih rendahnya kadar hormon yang ada. Dalam keadaan tersebut, ulang pemeriksaan 1 - 2 minggu kemudian, atau langsung melakukan pemeriksaan kadar hormon B-hCG dalam darah atau pemeriksaan USG untuk hasil yang lebih akurat, jika memang masih belum menstruasi.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

28 Aug 2018, 11:39 WIB