TBC dan Nyeri Dada Saat Menarik Nafas

Dok saya menjalani pengobatan tb paru (dulu ada cairan diparu2 sebelah kanan dan sudah disedot) hampir 1 th tp sampai sekarang rutin kontrol dan minum obat tp paru2 saya masih agak sakit saat tari nafas panjang itu kenapa ya dok?

Lihat Selengkapnya
wanita, 25 Tahun03 Sep 2018, 10:36 WIB

dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons

Dijawab oleh:

dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Nyeri dada dapat disebabkan oleh gangguan otot atau penyakit paru. Nyeri dada karena gangguan otot umumnya akan menghilang dengan pijatan atau obat pelemas otot, sedangkan nyeri dada karena penyakit paru dapat berlangsung cukup lama bergantung pada derajat penyakit parunya. Berdasarkan penjelasan yang Anda berikan, terdapat kecenderungan bahwa nyeri dada yang Anda rasakan berhubungan dengan gangguan yang mungkin terjadi pada paru Anda. Terutama karena nyeri baru timbul ketika batuk, disertai adanya riwayat infeksi saluran napas sebelumnya.

Infeksi atau radang pada saluran napas terkadang dapat disertai peradangan pada selaput paru (pleura) yang dapat menimbulkan keluhan seperti yang Anda rasakan. Selain itu keluhan batuk lama yang Anda derita sebelumnya juga dapat merupakan gejala dari penyakit paru seperti TB yang belum sembuh, bronkitis ataupun pneumonia.

Mengenai pengobatan TB Anda sebelumnya, pengobatan TB memang membutuhkan kedisiplinan dan waktu yang panjang. Hingga kini, belum ada obat TB terbaru yang dapat menyembuhkan TB dalam waktu yang singkat. Seseorang dengan TB harus menuntaskan pengobatan yang lama tersebut agar kuman penyebab TB dapat benar-benar dituntaskan dan pasien dinyatakan terbebas dari penyakit TB melalui pemeriksaan laboratorium. Lama pengobatan TB pada penderita dapat berkisar 6- 9 bulan, tergantung dari jenis TB dan respon penderita terhadap pengobatan. Sejauh ini, jenis obat TB yang efektif memang kombinasi dari penggunaan empat obat-Rifampisin, INH, Pirazinamid, dan Etambutol, ditambah dengan suntikan Streptomisin pada mereka yang tergolong dalam Penderita TB kategori 2 ( pasien kambuh, gagal ataupun dengan riwayat pengobatan terputus). Pada kasus putus obat atau tidak tuntas, kuman yang tersisa dapat menjadi lebih resisten/kebal terhadap pengobatan yang Anda, dan menimbulkan komplikasi yang lebih serius, meningkatkan risiko penularan, sehingga dapat dibutuhkan obat tambahan atau pengobatan yang lebih lama.

Konsumsi makanan yang sehat dan bergizi juga perlu diperhatikan untuk menunjang sistem pertahanan tubuh (imunitas) melawan penyakit, disertai istirahat cukup dan kontrol ke dokter yang menangani untuk memantau respon pengobatan.

Untuk itu perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan dugaan ini. Kami sarankan sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter spesialis paru untuk tatalaksana yang optimal. Dokter akan melakukan wawancara medis lengkap dan melakukan beberapa pemeriksaan (pemeriksaan fisis langsung, foto roentgen dada, EKG, dan pemeriksaan lain sesuai indikasi) untuk mengevaluasi berbagai kemungkinannya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

REAKSI ANDA

PERTANYAAN TERKAIT

Penyebab Nyeri Dada

Dijawab oleh:dr. Sara Elise Wijono MRes

Penyebab Batuk Berdarah

Dijawab oleh:dr. Dyan Mega Inderawati

Anak Batuk 2 Minggu Belum Sembuh

Dijawab oleh:dr. Dyan Mega Inderawati

Sakit Kepala dan Nyeri Dada

Dijawab oleh:dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons

Lama Pengobatan TBC

Dijawab oleh:dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk