Nyeri Perut Bawah dan Sering Buang Air Kecil

Saya merasakan gak enak banget dok di bwah perut sayaa . Terus bolak balik wc buang air kecil sedkit" Perih bagian perut bawh.

Lihat Selengkapnya
wanita, 25 Tahun04 Sep 2018, 11:26 WIB

dr. Sepriani Timurtini Limbong

Dijawab oleh:

dr. Sepriani Timurtini Limbong

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai Sakit Perut Bawah Dan Sering BAK.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

 

Kemungkinan besar Anda menderita infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih (ISK) menyebabkan keluhan sering BAK (buang air kecil), nyeri, BAK sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), nyeri dibagian perut bawah, bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kemih dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kemih adalah minum sedikit, higienitas yang buruk, sering menahan BAK, dan hubungan seksual yang tidak sehat. ISK lebih mudah terjadi pada wanita karena wanita daripada pria. Secara umum, penyakit ini tidak menular. ISK disebabkan oleh beberapa jenis kuman penyakit, dan beberapa diantaranya dapat ditularkan melalui hubungan seksual.

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;

ISK atas: gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.

ISK bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), kencing sakit terutama pada akhir kencing, anyang-anyangan atau kencing tidak tuntas dan rasa masih ingin kencing lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air kemih yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.

Namun, infeksi saluran kemih juga dapat timbul tanpa gejala dan baru terdeteksi dari hasil urinalisis. Hasil ini pun tergantung cara penampungan sampel urin. Untuk memastikan masih adanya infeksi saluran kemih, dapat dilakukan pemeriksaan kultur urin.

Tindakan yang dapat dilakukan pertama kali adalah meningkatkan asupan cairan (air putih) minimal 1,5-2L/hari dan tidak menahan BAK. Peningkatan asupan cairan dalam hal ini ditujukan untuk membilas kuman ataupun cikal bakal batu yang mungkin terdapat pada saluran kemih. Jangan pernah menahan kencing, segeralah ke toilet jika merasakan sensasi untuk BAK. Karena tidak ada obat yang menjamin penyakit ini tidak kambuh lagi, hal yang dapat dilakukan adalah menjaga daerah genital agar tetap kering dan bersih dan asupan cairan yang cukup. Selain hal-hal tersebut, terkadang pemberian obat-obatan juga diperlukan untuk mengatasi gejala(simptomatik) seperti untuk mengatasi nyeri ataupun demam yang menyertai dan juga untuk memberantas organisme penyebab infeksi saluran kemih tersebut. Untuk mengetahui pengobatan yang sesuai, perlu diketahui organisme penyebab yang dapat diketahui melalui pemeriksaan lebih lanjut dengan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan urinalisis. Kami sarankan juga agar Anda memeriksa kadar gula darah karena salah satu gejala penyakit diabetes adalah poliuria (sering kencing). Periksakan diri Anda ke dokter terdekat.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai Sakit Perut Bawah Dan Sering BAK. Semoga bermanfaat.

REAKSI ANDA

PERTANYAAN TERKAIT

Urin Tampak Keruh

Dijawab oleh:dr. Sepriani Timurtini Limbong

Nyeri Pinggang dan BAK darah

Dijawab oleh:dr. Dyan Mega Inderawati

Nyeri BAK

Dijawab oleh:dr. Adeline Jaclyn

Infeksi Saluran Kemih

Dijawab oleh:dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Kram Perut Bagian Bawah

Dijawab oleh:dr. Dyan Mega Inderawati

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk