Urin Tampak Keruh

Dok..waktu saya BAK.ketika diperhatikan di lampu.di dalam urine ada partikel halus kayak tisu kecil..mirip debu halus..apakah itu normal? Warnanya merah. Tidak ada rasa sakit atau nyeri..warna urine juga normal..saya juga seorang pelari..hampir setiap hari dgn frekuensi 30 mnit-1 jam. Terimakasih dok

Lihat Selengkapnya
pria, 29 Tahun04 Sep 2018, 11:25 WIB

dr. Sepriani Timurtini Limbong

Dijawab oleh:

dr. Sepriani Timurtini Limbong

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Keluhan Anda mengarah kepada penyakit infeksi saluran kencing (ISK), menyebabkan keluhan sering BAK (buang air kecil), nyeri, sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan.

Infeksi saluran kencing dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kencing adalah minum sedikit, sanitasi yang buruk, dan hubungan seksual yang tidak sehat. Secara umum, penyakit ini tidak menular.

Untuk memastikan diagnosis ISK dan penyebabnya, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut berupa wawancara medis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, misalnya urinalisis (pemeriksaan urin). Kami menyarankan Anda untuk memeriksakan diri ke dokter umum.

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;

ISK atas: gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.ISK bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), kencing sakit terutama pada akhir kencing, anyang-anyangan atau kencing tidak tuntas dan rasa masih ingin kencing lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air kemih yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.ISK atas maupun bawah harus ditangani dengan pemberian antibiotik sesuai dengan bakteri penyebab. Karena jika tidak diobati segera, peradangan akan terus berlanjut dan dapat mengakibatkan komplikasi pada ginjal. Oleh sebab itu kami sarankan Anda segera menemui dokter untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai dan dosis yang sesuai.

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

Nyeri Pinggang Akibat Batu Ginjal?Hindari Risiko Batu Empedu dengan BerenangBatu Ginjal, Tak Hanya karena Kurang Minum6 Alasan Harus Cukup Minum Air PutihAir Penting Untuk Kesehatan Tubuh5 Fakta Penting Mengenai AirBenarkah Kita Harus Minum Air 8 Gelas per Hari?Fakta dan Mitos Seputar Air MinumBatu GinjalDemikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

REAKSI ANDA

PERTANYAAN TERKAIT

Nyeri Pinggang dan BAK darah

Dijawab oleh:dr. Dyan Mega Inderawati

Nyeri BAK

Dijawab oleh:dr. Adeline Jaclyn

Infeksi Saluran Kemih

Dijawab oleh:dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Kram Perut Bagian Bawah

Dijawab oleh:dr. Dyan Mega Inderawati

Keluar Cairan Kuning dari Penis

Dijawab oleh:dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk