Mata Terasa Nyeri

Info Penanya, pria 15 Tahun

Dok saya mau konsultasi tentang mata saya. Dari pagi itu kenapa mata saya serasa cenat-cenut ya? Terus besoknya lagi masih tetep cenat-cenut dan ditambah sedikit bengkak di kelopak atas. Kenapa ya dok?

04 Sep 2018, 11:25 WIB
dr. Sepriani Timurtini Limbong
dijawab oleh: dr. Sepriani Timurtini Limbong

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Apakah rasa nyeri pada mata dirasakan terus menerus? Sudah berapa lama keluhan tersebut Anda rasakan? Apakah keluhan tersebut disertai mata merah? Apakah penglihatan Anda menjadi buram? Ataukah nyeri tersebut berkaitan dengan kelelahan mata misalnya kurang tidur, atau bekerja menggunakan mata (melihat komputer, membaca) terlalu lama? Bila keluhan hanya dirasakan singkat, tidak terlalu berat, dan ada faktor kelelahan, hal tersebut juga bisa mendasari timbulnya sakit seperti yang Anda rasakan, karena telah terjadi ketegangan otot mata.

Untuk menentukan diagnosis yang tepat, dibutuhkan wawancara medis yang mendetil, pemeriksaan fisis yang lengkap, dan pemeriksaan penunjang yang sesuai.

Salah satu penyakit pada mata yang berhubungan dengan peningkatan tekanan bola mata dikenal dengan istilah glaukoma. Glaukoma adalah suatu keadaan yang dimana terjadi peningkatan tekanan dalam bola mata yang dapat merusak saraf optik. Penyebab dari meningkatnya tekanan bola mata adalah karena ketidakseimbangan antara produksi dan pembuangan cairan dalam bola mata, sehingga berdampak pada kerusakan syaraf yang terdapat di retina. Genetik atau riwayat keturunan dalam keluarga merupakan latar belakang terjadinya glaukoma. Berdasarkan faktor penyebabnya, glaukoma terbagi menjadi 2:

Glaukoma primer

Sudut Tertutup

Sudut Terbuka

Glaukoma sekunder

Dipicu oleh penyakit lain yang harus diterapi untuk mengembalikan tekanan bola mata ke ambang nilai normal.

Glaukoma sudut terbuka (glaukoma kronis) merupakan glaukoma tersering, mengenai sekitar 1 dari 200 seluruh populasi yang berusia lebih dari 40 tahun dan jumlahnya semakin meningkat sesuai dengan usia. Faktor keturunan juga berperan dalam perkembangan glaukoma sudut terbuka. Secara umum risiko terjadinya glaukoma pada saudara kandung sekitar 10% sedangkan pada keturunan sebanyak 4%.

Awalnya glaukoma tidak menimbulkan gejala. Penglihatan masih baik tanpa rasa nyeri. Bagaimanapun, seiring perkembangan penyakitnya, daya penglihatan penderita glaukoma menurun perlahan. Objek pada bagian tengah masih dapat terlihat jelas, namun tidak dengan sisi sekitarnya. Penderita glaukoma merasa seperti melihat dari sebuah lubang kunci atau terowongan.

Untuk mencegah terjadinya perburukan, dapat diberikan terapi untuk glaukoma. Obat-obatan dapat digunakan untuk mencegah peningkatan tekanan intraokular dan mencegah perburukan kondisi glaukoma. Disamping itu, kontrol secara teratur ke dokter juga perlu dilakukan untuk menilai keefektifan pengobatan tersebut dan mengatasi efek samping yang mungkin terjadi akibat penggunaan obat-obatan tersebut.Apabila pengobatan konvensional tidak berhasil maka dapat beralih ke pengobatan dengan sinar laser atau operasi (pembuatan saluran pembuangan cairan mata atau mematikan produsen cairan mata). Tindakan operasi antara lain iridektomi perifer, iridotomi, operasi filtrasi, trabekulektomi, dan trabekuloplasti.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi Medis KlikDokter.

04 Sep 2018, 11:25 WIB