BAB Berdarah Berulang pada Anak

Info Penanya, pria 6 Tahun

anak saya berusia 6,5 tahun BAB berdarah di sertai nyeri demam, darah bercampur tinja berwarna kehitaman..bagaimana cara mengatasinya..karena sudah berulang ulang ke dokter tapi kambuh terus

07 Sep 2018, 12:01 WIB
dr. Atika
dijawab oleh: dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Jadi, keluhan ini sudah terjadi berulang-ulang. Sudah berapa lama keluhan terjadi? Adakah keluhan nyeri perut dan muntah? Bagaimana dengan nafsu makan dan berat badan anak? Apakah ada muntah kehitaman? Adakah BAB ynag keras? BAB Berdarah yang berulang-ulang bisa berbahaya karena berujung pada terjadinya anemia. Sudahkah Anda memeriksakan anak ke dokter anak?

Pada anak dengan BAB berdarah, darah dapat bercampur dengan materi feces, pada permukaan feces, atau terpisah dari feces. Ini menentukan asal dan kemungkinan penyebab perdarahannya. Apabila perdarahan berasal dari saluran cerna bawah, darah akan berwarna merah segar. Sedangkan apabila berasal dari saluran cerna atas (lambung), darah akan berwarna merah kehitaman (seperti kopi).

Berikut adalah beberapa penyebab BAB berdarah pada anak:

Fisura ani (retak pada permukaan anus). Bila tidak ada diare, 90% anak-anak yang mengalami BAB berdarah disebabkan karena fisura ani. Fisura ani terjadi akibat BAB yang besar dan keras.

Infeksi kulit oleh bakter Streptococcus di sekitar anus juga dapat menyebabkan darah pada feces

.Jika terdapat diare, kemungkinan anak terinfeksi bakteri Shigella, Salmonella atau Campylobacter

Beberapa makanan seperti tomat dan bit, dan obat-obatan seperti amoxicillin dapat menyebabkan BAB yang berwarna merah seperti darah.A

pabila hasil pemeriksaan oleh dokter anak dan pemeriksaan penunjang normal, kemungkinan anak Anda tidak mengalami sesuatu yang serius. Namun, tetaplah berhati-hati dan segera hubungi dokte kembali apabila:

Perdarahan semakin hebat dan terbentuk gumpalan-gumpalan darah

Anak terlihat sakit berat dan lemah, cenderung mengantuk

Anak terlihat sangat kesakitan

Untuk saat ini tidak ada pengobatan yang khusus, agar BAB tidak menjadi keras, usahakan selalu konsumsi serat dan buah-buahan seperti pepaya/pir/apel yang membuat feces lebih lembut dan mudah dikeluarkan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

07 Sep 2018, 12:01 WIB