Penis Tidak Dapat Ereksi

Dok udh mau seminggu mr.p sya ga berfungsi sprti biasa nya,,,?? Jd di saat sya mau berhunbungan dgn istri sya pun jd tdk bs,,, Sya jd kpkiran trus dgn hal ini,,,gmn cara nya agar bs normal kembali dok??

Lihat Selengkapnya
pria, 25 Tahun10 Sep 2018, 11:54 WIB

dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons

Dijawab oleh:

dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons

Terimakasih telah menggunakan layanan Tanya Dokter.

Kami memahami kondisi Anda.

Salah satu kemungkinan timbulnya kesulitan untuk ereksi maksimal adalah disfungsi ereksi, namun sangat penting untuk dilakukan wawancara medis yang mendetil dan pemeriksaan fisis secara langsung sebelum menentukan diagnosis. Disfungsi ereksi (DE) merupakan salah satu jenis gangguan seksual pada pria. Secara definisi DE adalah kurangnya kemampuan dalam mempertahankan proses ereksi untuk melakukan aktivitas seksual dengan baik. Gangguan ereksi dapat disebabkan banyak hal, diantaranya adalah:

  • Kelainan pembuluh darah, termasuk stroke
  • Kelainan persarafan
  • Obat-obatan
  • Kelainan pada penis
  • Masalah psikis yang mempengaruhi gairah seksual

Agar bisa tegak, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Karena itu gangguan aliran darah dapat menyebabkan gangguan ereksi. Kerusakan saraf akibat diabetes melitus, alkohol, obat-obatan, juga dapat menjadi penyebab disfungsi ereksi. Bahan kimiawi rokok juga mempengaruhi aliran darah, sehingga dapat juga berkontribusi pada gangguan ereksi ini. Sekitar 25% kasus impotensi disebabkan oleh obat-obatan yaitu jenis obat antihipertensi, anti depresi, anti psikosis, obat penenang, simetidin, dan litium.

Psikis seperti depresi, kecemasan, stres, perasaan bersalah, perasaan takut akan keintiman, dll juga menyumbang cukup besar penyebab dari gangguan ereksi. Diperlukan evaluasi lengkap dengan tambahan pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan sesuai kecurigaan penyebab. Nutrisi yang dapat membantu mengatasi gangguan ereksi Anda adalah zinc dan kalsium. Jangan minum sembarang obat kuat tanpa pengawasan dokter guna menghindari efek samping yang dapat merugikan kesehatan tubuh.

Untuk melakukan pengobatan diharuslah terlebih dahulu dicari apa penyebabnya. Pada kasus disfungsi ereksi (DE) karena gangguan organis (gangguan fisik/anatomis), terapi yang dilakukan umumnya adalah pembedahan atau obat-obatan.

Untuk DE yang disebabkan karena gangguan psikologis (yang terutama banyak terjadi), pada umumnya tidak diperlukan pembedahan. Untuk mengatasinya terutama haruslah dicari apa faktor pencetusnya (stress, kelelahan, pasangan yang menuntuk, narkotika, dll). Setelah didapatkan faktor pencetus, barulah diperbaiki dan dibantu dengan alat atau obat. Tanpa mengetahui apa penyebabnya, kasus DE akan berulang lagi meskipun sudah sembuh (dengan bantuan alat ataupun obat). Disfungsi ereksi karena faktor psikis memiliki angka kesembuhan yang baik apabila ditatalaksana secara adekuat. Oleh karena itu, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesiali urologi atau andrologi untuk melakukan pemeriksaan agar diketahui penyebab yang mendasarinya serta dapat dilakukan terapi yang sesuai.

Saran kami, komunikasikan dengan istri masalah yang Anda alami. Bicarakan dengan terbuka hal-hal yang mungkin selama ini sulit diungkapkan. Tidak melulu terkait hubungan intim, bisa juga terhadap hal lain yang mempengaruhi emosi Anda dengan pasangan. Jika kondisi ini mempengaruhi kepercayaan diri Anda, tentunya Anda akan semakin sulit ereksi. Setelah itu berkonsultasilah bersama-sama kepada dokter agar dapat dicapai solusi yang terbaik untuk semua pihak. Anda dapat menemui dokter urologi atau andrologi untuk mengatasi hal ini.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam sehat,

REAKSI ANDA

PERTANYAAN TERKAIT

Disfungsi Ereksi pada Diabetes

Dijawab oleh:dr. Atika

Penis Sulit Ereksi

Dijawab oleh:dr. Sepriani Timurtini Limbong

Gangguan Ereksi dan Varikokel

Dijawab oleh:dr. Sara Elise Wijono MRes

Sulit Ereksi

Dijawab oleh:dr. Sara Elise Wijono MRes

Disfungsi Ereksi

Dijawab oleh:dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk