Batuk dan Nyeri Menelan

Info Penanya, pria 17 Tahun

dok saya mau tanya tenggorokan saya sakit saat menelan, leher terasa sakit ketika menoleh ,kepala pusing ,batuk terus menerus serasa ada dahak tapi ngak mau keluar,badan saya terasa dingin

12 Sep 2018, 18:17 WIB
dr. Anita Amalia Sari
dijawab oleh: dr. Anita Amalia Sari

Terima kasih telah bertanya seputar Batuk dan Nyeri Menelan menggunakan fitur Tanya Dokter

Kami memahami kekahwatiran Anda. Nyeri menelan, batuk,dan pusing yang Anda rasakan kemungkinan merupakan gejala dari radang tenggorokan. Peradangan pada tenggorokan dalam bahasa medis disebut faringitis atau tonsilofaringitis (karena sering disertai peradangan pada amandel/tonsil). Penyebab infeksi dan radang tenggorokan paling banyak adalah virus (sekitar 40-60%) dan sekitar 15% disebabkan oleh bakteri streptococcus beta hemolyticus, streptococcus viridians, dan streptococcus pyogenes. Selain itu, radang tenggorokan juga dapat disebabkan oleh jamur.

Hidung dan faring sama-sama merupakan bagian dari saluran napas, sehingga infeksi kuman di hidung dapat menjalar ke faring, begitupun sebaliknya. Suatu keadaan di mana terdapat baik gejala pada hidung maupun tenggorok disebut rhinofaringitis.

Adapun gejala klinis yang ditimbulkan oleh infeksi virus atau bakteri tidak memiliki perbedaan yang bermakna, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan kultur dari usap tenggorok untuk memastikannya. Bagaimanapun, besar kemungkinan adanya infeksi bakteri apabila radang tenggorokan disertai lendir berwarna kuning/kehijauan.  

Pengobatan yang diberikan pada radang tenggorokan karena infeksi bakteri berbeda dengan infeksi virus. Radang tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi virus umumnya bersifat self-limiting atau dapat sembuh spontan tanpa pengobatan. Yang terpenting adalah menjaga daya tahan tubuh agar tetap baik, antara lain dengan makan makanan bergizi dan istirahat yang cukup. Demam dapat diturunkan dengan basuhan air hangat, banyak minum, atau dibantu dengan obat penurun panas. Sedangkan radang tenggorokan akibat infeksi bakteri memerlukan pengobatan tambahan dengan antibiotik minimal selama 5 hari.  

Namun perlu diketahui bahwa radang tenggorokan tidak selalu disebabkan oleh infeksi. Keadaan ini juga dapat disebabkan oleh alergi, atau iritan seperti polutan, asap rokok, dan substansi kimia lain. Namun sampai saat ini belum ada penelitian yang membuktikan bahwa penggunaan headphone dapat menyebabkan radang tenggorokan.

Gejala faringitis sangat bervariasi, bergantung pada penyebabnya. Faringitis dapat merupakan suatu kondisi yang berdiri sendiri atau merupakan bagian dari gejala penyakit lain. Faringitis yang disebabkan oleh infeksi kuman tertentu dapat disertai keluhan batuk atau pilek.

Apabila Anda sering terkena radang tenggorokan maka beristirahatlah yang cukup, banyak minum, makan makanan dengan nutrisi cukup dan minum vitamin seperti vitamin C untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Saat sedang sakit, batasi jenis makanan yang dapat merangsang batuk seperti es dan makanan goreng-goreng. peningkatan vitalitas tubuh juga dapat dilakukan untuk pencegahan sakit karena virus mudah menyerang apabila kondisi tubuh sedang turun.

Jika keluhan berlanjut, Anda dapat mengunjungi dokter spesialis THT untuk evaluasi dan tatalaksana lebih lanjut.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

12 Sep 2018, 18:17 WIB