Arah Penis Saat Ereksi

Selamat pagi dok. Saya ingin bertanya bagaimanakah posisi normal penis ketika sedang ereksi? Apakah tegak lurus atau ke atas atau bagaimana. Terimakasih sebelum nya dok ...

Lihat Selengkapnya
pria, 22 Tahun17 Sep 2018, 01:19 WIB

dr. Atika

Dijawab oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga. Arah penis yang normal pada saat ereksi adalah relatif tegak lurus, meskipun derajatnya bisa bervariasi. Apakah keluhan yang Anda alami? Apakah ada keluhan penis bengkok? Dalam dunia medis terdapat kondisi medis yang menyebabkan penis bengkok.

Ada keadaan yang membuat penis bengkok dengan derajat bervariasi baik ke atas-bawah, maupun kiri-kanan. Keadaan ini disebut dengan Peyronie’s Disease.

Peyronie's Diesase merupakan  keadaan terbentuknya lapisan jaringan  fibrosa parut (plak) yang keras di bawah kulit pada bagian atas atau bawah penis. Ketika penis mengalami ereksi, jaringan parut tersebut menarik bagian penis tersebut sehingga terbentuk penis yang bengkok. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa nyeri saat ereksi.

Pada penis dapat dirasakan adanya plak yang keras di bawah kulit sisi yang bengkok. Penyebab tersering keadaan ini adalah trauma pada penis. Beberapa obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan keadaan ini. Namun, banyak juga yang tidak diketahui penyebabnya. Faktor risiko keadaan ini adalah genetik (keturunan) atau keadaan lain yang serupa (jaringan yang mengeras sehingga menyebabkan bengkok) pada tangan atau kaki (kontraktur Dupuytren). Penyebab lain dapat berupa struktur pada uretra (riwayat trauma saluran kemih) atau hipospadia.

Umumnya, keadaan ini dapat membaik dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Namun, tergantung penyebabnya dapat dilakukan tatalaksana dengan obat maupun dengan operasi. Biasanya dokter akan mengamati dulu perkembangan keadaan ini selama beberapa bulan sebelum memutuskan apakah akan diberikan pengobatan ataupun dilakukan operasi, karena beberapa tindakan (operasi maupun bukan operasi) dapat meningkatkan risiko terjadinya disfungsi ereksi.

Kami menyarankan agar suami Anda berkonsultasi ke dokter spesialis urologi. Dokter tersebut dapat melakukan pemeriksaan secara lengkap, baik pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan penunjang jika diperlukan. Pemeriksaan penunjang dapat berupa ultrasonografi penis untuk melihat struktur jaringan penis. Bedasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dokter akan merencanakan tatalaksana yang sesuai untuk keadaan suami Anda.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

REAKSI ANDA

PERTANYAAN TERKAIT

Nyeri di Penis

Dijawab oleh:dr. Sepriani Timurtini Limbong

Penis Sulit Ereksi

Dijawab oleh:dr. Sepriani Timurtini Limbong

Penis Sulit Ereksi

Dijawab oleh:dr. Sepriani Timurtini Limbong

Benjolan di Atas Penis

Dijawab oleh:dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Benjolan di Kemaluan

Dijawab oleh:dr. Sepriani Timurtini Limbong

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk