Keluar Darah Saat BAB

Dok,sya mau tanya knpa y saat sya lahiran saat bab sya yg pertmna dn setrusnya tdk kluar drah tpi di daerah anus trsa nyeri tpi stlh hmpir satu buln mlhirkan bru kluar drh segr bnyak stlh bab tpi saat kluar drh gk trsa skit pas sakitnya waktu mau bab aja itu knpa y dok??maaf tolong jwbnya..

Lihat Selengkapnya
wanita, 23 Tahun20 Sep 2018, 12:07 WIB

dr. Atika

Dijawab oleh:

dr. Atika

Terima kasih Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Buang air besar yang normal seharusnya tidak mengeluarkan darah. Bila mengeluarkan darah, perlu diperhatikan: sejak kapan tepatnya keluhan ini terjadi? Berapakah perkiraan banyak darah yang keluar? apakah pada feses terdapat lendir? bagaimanakah konsistensi feses, apakah lembek, cair atau keras? apakah ada gejala lain seperti demam, nyeri perut, muntah ataupun gejala lainnya? bagaimanakah pola bab Anda, terjadi berapa hari sekali? Apa sajakah makanan yang Anda konsumsi, apakah gemar konsumsi buah/sayur? 

Pertanyaan-pertanyaan ini perlu dijawab karena buang air besar dengan darah dapat menjadi pertanda dari beberapa jenis penyakit, seperti infeksi (disentri), wasir/hemoroid, polip usus besar, gastritis erosif (perlukaan pada lambung), kanker usus besar, sirosis hepatis (akibat pecahnya varises esofagus), inflamatorry bowel disease, lecet pada daerah anus karena feses yang keras, dan lain lainnya. 

BAB dengan darah berwarna merah segar pada feses kemungkinan akibat kelainan yang terjadi di saluran cerna bagian bawah kanker kolon, wasir, disentri, dan sebagainya.

Pada infeksi (disentri) biasa disertai dengan diare, nyeri perut dan terkadang demam dan darah biasanya keluar bersamaan dengan tinja.

Pada hemoroid biasanya darah keluar setelah selesai buang air besar, terdapat kesulitan buang air besar, darah sering kali hanya menetes, dan dapat dijumpai adanya benjolan yang ikut keluar dari anus. 

Pada kanker kolon, biasanya darah keluar dalam jumlah agak banyak dan disertai rasa nyeri pada saat buang air besar, dapat disertai diare ataupun tinja yang berbentuk kecil-kecil.

Konstipasi dan konsistensi tinja yang keras juga dapat menyebabkan perlukaan saat mengedan sehingga dapat menimbulkan bercak darah. BAB yang keras menunjukkan bahwa konsumsi serat dan cairan Anda masih kurang. Jika memang masih keras, obat yang bersifat laksatif dapat membantu memperlancar BAB.

Diperlukan anamnesa dan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang (jika diperlukan) untuk dapat menegakkan sebuah diagnosa. Kami sarankan agar Anda segera memeriksakan diri Anda langsung ke dokter untuk diperiksa secara seksama / mencari sumber perdarahan sehingga mendapatkan pengobatan yang sekiranya diperlukan. Jika perdarahan dibiarkan, dapat menyebabkan anemia, kehilangan cairan, sampai penurunan kesadaran.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat. 

Salam,

 

REAKSI ANDA

PERTANYAAN TERKAIT

BAB Lendir Disertai Darah

Dijawab oleh:dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

BAB Berdarah

Dijawab oleh:dr. Sara Elise Wijono MRes

Penyebab BAB Berdarah

Dijawab oleh:dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

BAB Berdarah

Dijawab oleh:dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid

BAB Berdarah

Dijawab oleh:dr. Sepriani Timurtini Limbong

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk