Ejakulasi Dini Dan Keluar Cairan Bening

Info Penanya, pria 25 Tahun

dokter saya baru menikah dan beberapa kali berhubungan selalu cepat ejakulasi. dan kemarin saya juga berhubungan tapi anehnya setelah ejakulasi saya menyemburkan cairan bening putih seperti kencing tapi tidak pesing baunya sedikit amis seperti sperma. dan paginya saya tdak mengalami morning erection dokter? pertayaan saya apakah cairan itu dan mengapa bisa terjadi dok apakah saya mungkin mengalami gangguan atau sakit tertentu?

23 Sep 2018, 18:29 WIB
dr. Astrid Wulan Kusumoastuti
dijawab oleh: dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Terima kasih telah bertanya seputar Ejakulasi Dini Dan Keluar Cairan Bening menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Pemeriksaan cairan yang keluar dari kemaluan akan lebih akurat bila dokter dapat melihat cairan tersebut secara langsung. Namun berdasarkan data yang Anda sampaikan, kami dapat memperkirakan bahwa cairan yang keluar dari kelamin (terutama saat sedang terangsang) tersebut adalah suatu bentuk cairan pelumas. Cairan pelumas ini dihasilkan oleh kelenjar disekitar organ kelamin, dengan tujuan sebagai persiapan untuk melakukan hubungan seksual. Ciri-ciri utamanya adalah cairan ini bening, cair, tidak disertai rasa gatal, panas, nyeri buang air kecil, kemerahan dan demam. Bila memang kondisi ini yang anda alami, maka anda tidak perlu khawatir karena hal ini masih dalam batas normal.

Definisi ejakulasi dini berdasarkan American Psychiatric Association’s Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders IV (DSM-IV) berarti ejakulasi berulang atau menetap dengan stimulasi seksual yang minimal, sebelum atau sesaat setelah penetrasi, dan sebelum saat yang diinginkan. Kondisi ini tidak dipengaruhi oleh obat-obatan dan akan mengakibatkan gangguan emosi dan psikis bagi kedua belah pihak.

Penyebab Ejakulasi Dini

Sebagian besar kasus ejakulasi dini tidak diketahui secara pasti penyebabnya. Penelitian menyebutkan bahwa faktor psikologis seperti kecemasan berlebih, depresi, stres, dan rasa bersalah dapat menyebabkan ejakulasi dini. Pada beberapa kasus, gangguan kesehatan seperti gangguan keseimbangan hormonal, penyakit diabetes melitus, gangguan saraf dan pembuluh darah merupakan penyebab dasar dari ejakulasi dini.

Penelitian terbaru menyebutkan bahwa ejakulasi dini diturunkan secara genetik karena ditemukannya gen dengan nama 5-HTTLPR yang bertanggung jawab untuk jumlah dan aktivitas dari serotonin. Serotonin sendiri mengontrol terjadinya ejakulasi pada pria. Pada pria dengan ejakulasi dini, serotonin mereka kurang aktif merangsang otak untuk mengontrol kemampuan ejakulasi.

Pada beberapa kasus, ED akan membaik seiring dengan waktu dan bersamaan dengan terselesaikannya masalah emosi pria tersebut. Terapi pengobatan hanya diberikan bila memang gangguan organik atau keseimbangan hormon adalah penyebabnya.

Penyebab Ejakulasi Dini

Sebagian besar kasus ejakulasi dini tidak diketahui secara pasti penyebabnya. Penelitian menyebutkan bahwa faktor psikologis seperti kecemasan berlebih, depresi, stres, dan rasa bersalah dapat menyebabkan ejakulasi dini. Pada beberapa kasus, gangguan kesehatan seperti gangguan keseimbangan hormonal, penyakit diabetes melitus, gangguan saraf dan pembuluh darah merupakan penyebab dasar dari ejakulasi dini.

Penelitian terbaru menyebutkan bahwa ejakulasi dini diturunkan secara genetik karena ditemukannya gen dengan nama 5-HTTLPR yang bertanggung jawab untuk jumlah dan aktivitas dari serotonin. Serotonin sendiri mengontrol terjadinya ejakulasi pada pria. Pada pria dengan ejakulasi dini, serotonin mereka kurang aktif merangsang otak untuk mengontrol kemampuan ejakulasi.

Pada beberapa kasus, ED akan membaik seiring dengan waktu dan bersamaan dengan terselesaikannya masalah emosi pria tersebut. Terapi pengobatan hanya diberikan bila memang gangguan organik atau keseimbangan hormon adalah penyebabnya.

Beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengatasi ejakulasi dini adalah:

Cobalah untuk lebih santai ketika melakukan hubungan intim. Hindari kondisi dikejar deadline atau perasaan ‘harus segera selesai’ ketika melakukannya. Tariklah napas dalam-dalam atau lakukan teknik relaksasi terlebih dahulu

Carilah posisi yang nyaman. Posisi ‘woman on top’ akan lebih nyaman untuk pria

Jangan menggunakan alkohol atau obat-obatan terlarang ketika akan berhubungan seksual

Berlatihlah senam kegel untuk membantu mengencangkan otot panggul dan mengontrol ejakulasi dini (Baca: Senam Kegel untuk Pria)

Bila keluhan terasa sangat mengganggu maka Anda dapat mengunjungi dokter untuk memperoleh obat-obatan

Komunikasi  antar pasangan, dalam hal ini antara lain mencakup mengenai puas-tidaknya hubungan seksual antara pasutri tersebut, apa yang diinginkan atau tidak, atau bahkan hal-hal di luar hubungan seksual. Komunikasi adalah jembatan penghubung antara pasutri dan merupakan obat yang cukup mujarab bagi pria dengan ejakulasi dini.

Jangan lupa untuk rileks, karena seringkali seorang pria merasa cepat orgasme, sementara lama berhubungan seksual yang normal berdasarkan jurnal kedokteran adalah 5-7 menit.

 

Demikian informasi seputar Ejakulasi Dini Dan Keluar Cairan Bening yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

23 Sep 2018, 18:29 WIB