Mengatasi Insomnia

Info Penanya, wanita 20 Tahun

Dok setelah saya lulus SMK saya jadi sering susah tidur atau Insomnia. Saya punya bronkitis, dari artikel yang saya baca bisa menyebabkan Insomnia. Kalau seandainya saya minum obat tidur milik ibu saya (yang rawat jalan) bagaimana ya? Atau ada solusi lain? Terima kasih

26 Sep 2018, 14:56 WIB
dr. Atika
dijawab oleh: dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan saat ini. Insomnia adalah kesukaran dalam memulai atau mempertahankan tidur. Insomnia adalah sebagian dari gangguan tidur, tetapi keluhan ini adalah keluhan yang paling sering dari gangguan tidur.

Sebelumnya harus Anda ketahui bahwa terdapat beberapa faktor penyebab gangguan tidur, seperti faktor predisposisi psikologis dan biologis, penggunaan obat-obatan dan alkohol, faktor lingkungan dan kebiasaan buruk. Faktor-faktor tersebut jarang berdiri sendiri. Sebagai contoh adalah faktor fisis tertentu yang dapat memicu timbulnya masalah psikologis, begitupun sebaliknya. Faktor psikologis juga dapat memengaruhi sistem saraf pusat  sehingga membuat kondisi fisis senantiasa siaga seperti saat cemas, tegang, atau stres.

Mengingat banyaknya faktor yang dapat menyebabkan gangguan tidur, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya, termasuk menggali berbagai kemungkinan adanya kondisi medis yang mendasari. Bila ditemukan kondisi medis / penyakit yang mendasari, tentunya diperlukan terapi fisis tertentu. Namun bila kemungkinan tersebut sudah dapat disingkirkan, terdapat beberapa tips yang dapat Anda terapkan:

Hindari konsumsi minuman yang mengandung kafein saat sore hingga malam hari

Biasakan diri untuk berolahraga teratur, tidak merokok, hindari konsumsi alkohol,narkotik, dsb.

Cobalah mengatur pola tidur

Bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap harinya, bahkan ketika hari libur.

Buatlah suasana yang efektif dan efisien untuk tidur.

Buat diri senyaman mungkin untuk tidur, seperti dengan penggunaan lampu tidur, penutup mata, menghindari suara bising, televisi, dsb. Tidur di ruangan gelap lebih baik daripada ruangan terang.

Hindari penggunaan obat tidur, terutama tanpa anjuran dokter.

Obat tidur hanya efektif untuk sementara dan penggunaan yang berlebihan justru akan membuat penurunan efektivitas obat tersebut. Terapi terbaik adalah dengan mengatasi penyebabnya, bukan gejala. Selama penyebab yang mendasari masih ada, Anda akan terus mengalami gangguan tidur.

Relaksasi. Buat diri serileks mungkin, seperti dengan meditasi atau yoga.

Berpikir positif.Jika memiliki masalah psikologis, cobalah untuk menerima dan menghadapinya.

Dengan menerapkan beberapa tips di atas, diharapkan sudah dapat mengatasi gangguan tidur Anda.Tetapi tidak ada salahnya jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui apakah ada masalah pada fisik yang mendasari penyebab dari susah tidur pada Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam sehat,

26 Sep 2018, 14:56 WIB