Rambut Tubuh Cepat Tumbuh

Info Penanya, pria 15 Tahun

dok.. Saya ingin bertanya... mengapa bulu di tubuh saya cpat skali tumbuhnya.. Seperti janggut.. Udh pd panjang.. itu mmbuat saya kurang prcya diri dok.. Dn sya malu jg di bilang sperti bapak bapak.. Apa ya pnybabnya dn solusinya agar tdk tumbuh cpat ya dok??

27 Sep 2018, 09:35 WIB
dr. Atika
dijawab oleh: dr. Atika

Terima kasih atas kepercayaan anda berkonsultasi di klikdokter.com

Tumbuhnya rambut di tubuh seperti kumis, jenggot, bulu ketiak, dan bulu pubis merupakan tanda pubertas sekunder atau pertumbuhan pada seorang pria di masa pubertas. Pertumbuhan rambut-rambut tersebut disebabkan oleh hormon testosteron atau hormon seksual yang normal terdapat pada pria.

Anda dapat mencukur jenggot dan kumis secara teratur apabila Anda tidak menginginkan hal tersebut terdapat pada wajah Anda. Untuk menghentikan pertumbuhan kumis dan jenggot secara permanen tentulah tidak mungkin karena secara alamiah hormon testosteron yang menyebabkan pertumbuhan rambut tersebut ada pada seorang pria untuk menjaga fungsi seksualitasnya.

Mencukur rambut tersebut merupakan metode yang paling sederhana, bersahabat dan terjangkau. Namun, tentu saja, rambut akan tumbuh lagi. Cara lain menghilangkan rambut/bulu adalah dengan waxing atau IPL. Jika memang ingin menghilangkan rambut untuk jangka waktu lebih lama, dapat dicoba dengan penanganan menggunakan Intense Pulse Light (IPL). Prosedur dilakukan dengan memancarkan sinar pada daerah yang berambut, yang pada akhirnya akan merusak folikel rambut.

Penggunaan IPL dapat menahan pertumbuhan rambut baru selama beberapa waktu lebih lama dibandingkan dengan pencukuran maupun waxing. Meski demikian, rambut yang nantinya akan tumbuh umumnya menjadi lebih halus dan lebih pucat.

Prosedur ini terbilang cukup aman jika dilakukan oleh tenaga medis yang terlatih. Akan tetapi, prosedur yang tidak tepat dan tidak sesuai indikasi dapat menyebabkan luka bakar dan perubahan warna kulit yang dapat bertahan selama beberapa bulan. Tindakan ini dapat diperoleh dengan mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin atau dokter ahli kecantikan yang terlatih.

Semoga jawaban kami dapat menjawab pertanyaan Anda. 

27 Sep 2018, 09:35 WIB