Mual Muntah: Apakah Hamil?

Info Penanya, pria 30 Tahun

Salam. Dok bulan lalu saya melakukan hubungan intim bersama pasangan saya dengan bersenggama putus akhirnya pada tanggal 18 september pasangan saya mengalami haid. Tanggal 14 oktober kami melakukan lagi dengan cara yang sama bersenggama putus, karena saya khawatir pasangan saya hamil.. pada tanggal 15 oktober pasangan saya meminum postinor 2 (1 butir di jam 9 malam dan meminun kembali 1 butir jam 9 pagi). Dan esok harinya dia mengalani muntah dipagi hari sampai 3 kali, tetapi hanya hari itu saja. Dan sekarang pasangan saya masih belum haid, biasa pasangan saya haid tanggal 22, tapi bulan kemarin haid lebih awal pada tanggal 18 Yang saya tanyakan. 1. Apakah bisa setelah haid pasangan saya hamil tanpa melakukan hubungan lagi. 2. Apakah muntah itu disebabkan postinor? 3. Apakah telat haid disebabkan oleh postinor?

24 Oct 2018, 05:02 WIB
dr. Dyan Mega Inderawati
dijawab oleh: dr. Dyan Mega Inderawati

Terima kasih telah bertanya tentang Mual Muntah: Apakah Hamil melalui fitur Tanya Dokter

Mohon maaf atas keterlambatan kami menjawab pertanyaan Anda. Postinor umumnya tidak menyebabkan keluhan mual muntah ataupun terlambat haid. Terlambat haid merupakan salah satu tanda kehamilan, namun bukan tanda pasti. Tanda tanda kehamilan pada seorang wanita mencakup terlambat menstruasi, payudara membesar, diikuti oleh gejala mudah capai, sering berkemih, mual-muntah, peka terhadap aroma, dan sebagainya. Mual dan muntah yang terjadi pada kehamilan diakibatkan karena perubahan hormonal yang umumnya terjadi di awal kehamilan (minggu ke 6-8, puncak pada minggu ke 12-14, dan membaik pada minggu ke-22) sampai badan wanita tersebut beradaptasi dengan peningkatan produksi hormonal. Oleh sebab itu, mual muntah yang terjadi pada kehamilan tidak mungkin terjadi pada 1  minggu pasca berhubungan intim.

Namun, tanda dan gejala tersebut tidak akurat sehingga diperlukan pemeriksaan tes kehamilan untuk memastikan apakah seseorang hamil.

Prinsip pemeriksaan tes kehamilan adalah mengukur kadar hormon hCG (human Chorionic Gonadotropin) yang meningkat pada saat kehamilan. Ada 2 macam cara untuk mengukur hormon hCG tersebut yaitu melalui tes urin  (test pack) dan tes darah.

Test Pack adalah suatu alat untuk mendeteksi kehamilan berdasarkan hormon B-HCG yang dihasilkan ketika seorang wanita hamil. B-HCG akan terdeteksi pada 8 hari setelah konsepsi (pembuahan sel telur oleh sel sperma) atau sekitar 1 minggu sebelum periode menstruasi berikutnya. Namun B-HCG saat ini (8 hari pasca konsepsi) hanya terdeteksi pada 5% wanita. Kebanyakan wanita akan positif pada hari ke 11-12 pasca pembuahan. 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan seputar Mual Muntah: Apakah Hamil . Semoga bermanfaat.

24 Oct 2018, 05:02 WIB