Tekanan Darah Tinggi dan Maag

Info Penanya, pria 22 Tahun

kaka saya mengalami penyakit darah tinggi dan maag bagai mana caranya mengtasi darah tinggi bersamaan dengan maag

26 Oct 2018, 11:14 WIB
dr. Sepriani Timurtini Limbong
dijawab oleh: dr. Sepriani Timurtini Limbong

Terimakasih telah bertanya tentang Tekanan Darah Tinggi dan Maag melalui fitur Tanya Dokter.

Seringkali seseorang begitu mudah mengatakan diri memiliki atau tidak memiliki tekanan darah tinggi berdasarkan sekali pemeriksaan saja. Apakah bisa demikian? Sayangnya tidak. Tekanan darah manusia dapat bervariasi dalam sehari, bergantung pada aktivitas fisik dan juga fluktuasi emosi. Untuk itu, diagnosis tekanan darah tinggi tidak dapat ditegakkan hanya melalui satu kali pemeriksaan tekanan darah tinggi.

Berapa tekanan darah yang disebut dengan tekanan darah tinggi?

Hipertensi adalah suatu kondisi kesehatan ketika tekanan darah seseorang lebih tinggi daripada nilai standar normal. Pada usia di bawah 60 tahun, tekanan darah seseorang diharapkan berada di bawah 140/90 mmHg. Nilai di atas dan sama dengan 140/90 mmHg menandakan adanya hipertensi dan perlu ditangani dengan segera untuk menghindari komplikasi mematikan di kemudian hari.

Sistolik atau angka atas dari pengukuran tekanan darah adalah pengukuran tekanan darah ketika jantung berkontraksi dan memompa darah ke pembuluh darah aorta (menyalurkan darah ke seluruh tubuh) dan pembuluh darah pulmonal (menyalurkan darah ke paru). Apabila terjadi peningkatan tekanan di dalam pembuluh darah (terutama aorta), maka jantung akan membutuhkan tekanan lebih besar untuk memompa darah ke dalam pembuluh darah (sesuai dengan hukum fisika dimana gradien tekanan mengalir dari tinggi ke rendah). Peningkatan tekanan pembuluh darah dapat terjadi karena pengerasan pembuluh darah (arteriosklerosis) akibat dari penumpukan kolesterol, penyakit diabetes melitus, atau proses penuaan. Apabila jantung meningkatkan tekanannya maka secara otomatis tekanan darah sistolik akan meningkat. Hal itulah yang disebut dengan prehipertensi, hipertensi derajat 1 dan 2. Seseorang dengan prehipertensi umumnya hanya membutuhkan diet rendah garam, olahraga, dan perubahan pola hidup lebih sehat untuk menormalkan tekanan darahnya. Diastolik yang normal tidak masalah, yaitu di bawah 80 mmHg.

Diastolik atau angka bawah pengukuran tekanan darah adalah tekanan ketika jantung sedang mengisi darah sebelum dipompakan. Peningkatan diastolik umumnya karena gangguan hemodinamik atau sirkulasi. Peningkatan diastolik umumnya terjadi pada usia muda. Penatalaksanaannya sama seperti peningkatan sistolik. Obesitas banyak berkaitan dengan peningkatan tekanan darah diastolik.

Tekanan darah tinggi dapat ditandai dengan peningkatan tekanan sistolik dan diastolik atau salah satunya saja.

Bagaimana dapat mengetahui kalau Saya memiliki tekanan darah tinggi?

Namun, yang perlu diperhatikan adalah diagnosis hipertensi tidak dapat ditegakkan hanya dengan satu kali pemeriksaan saja. Rekomendasi pemeriksaan tekanan darah untuk mendiagnosis hipertensi harus dilakukan paling tidak dalam 3 kali kunjungan. Pemeriksaan darah perlu dilakukan dengan alat pemeriksaan standar yang akurat dan paling baik dalam posisi duduk tenang.

Pada saat pemeriksaan tekanan darah, kondisi orang yang diperiksa juga harus diperhatikan. Pasien pada saat itu:

Dalam keadaan tenang paling tidak 5 menit sebelum pemeriksaan.Tidak merokok atau minum kopi 30 menit sebelum pemeriksaan.Tidak menahan kencing. Sebaiknya sudah pergi ke toilet terlebih dahulu sebelum pemeriksaan. Kandung kemih yang penuh dapat membuat tekanan darah menjadi lebih tinggi dari normal.Pemeriksaan dilakukan paling tidak 2-3 kali dalam 1 kunjungan dengan jarak 2 menit masing-masing pemeriksaan.

Bagaimana dengan Anda? Apakah sudah melakukan pemeriksaan tekanan darah dalam 3 kali kunjungan?

Penyakit maag (dalam bahasa medis disebut gastritis) adalah gangguan pada lambung dimana terjadi peningkatan asam lambung. Maag itu sebenarnya dapat disebabkan oleh banyak hal seperti infeksi kuman H.Pylori, stres, sering terlambat makan dsb. Penyebab-penyebab itu dapat menyebabkan ulkus (luka pada lambung) yang dapat menyebabkan gangguan pada dinding lambung yang lama.

Untuk mengatasi maag yang Anda dapat lakukan adalah :

Hindari makanan pedas, terlalu asam dan yang mengandung gas (kol, sawi, minuman bersoda)

Hindari dahulu konsumsi kopi atau teh.

Makan sedikit-sedikit namun sering (porsi kecil dan sering) bisa hingga 5x dalam sehari

Jangan terlambat makan (bawa bekal bila memang sulit untuk makan saat kerja)

Usahakan dalam diet makanan yang sehat, banyak sayur dan buah, serta karbohidrat, lemak yang sehat (hindari makanan siap saji dan daging olahan seperti sosis, chicken nugget, hot dog)

Coba hindari stres, coba alihkan ke kegiatan lain bila stres memang sangat menggangu.

Awalnya, Anda dapat mengonsumsi obat anti asam lambung yang berisikan antasid untuk meredakan gejala. Antasid merupakan obat untuk menurunkan asam lambung yang bekerja dengan cepat. Antasid biasanya digunakan sebagai terapi akut (saat gejala sedang muncul). Untuk terapi rumatan/maintenance dapat diberikan obat golongan PPIs seperti omeprazole atau lansoprazole. Jika dengan perubahan pola makan dan minum obat bebas tersebut, keluhan tidak berkurang, sebaiknya Anda berkonsultasi secara langsung dengan dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui apakah terdapat luka pada lambung Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang Tekanan Darah Tinggi dan Maag. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Salam,

26 Oct 2018, 11:14 WIB