Gejala Sifilis

Info Penanya, wanita 29 Tahun

Dok sy sudah berumah tangga 13thn sy prnh mlkukan sex selain sama suami sy..yg sy mau tanyakan setiap habis hbngan badan suami sy mr.xnya lecet dok...dia merasakan bnturan atau suatu benda di dalam vagina sy apakah sy kna pnykit sifilis atau knp dok..mohon jawaban nya dok

27 Nov 2018, 09:35 WIB
dr. Sepriani Timurtini Limbong
dijawab oleh: dr. Sepriani Timurtini Limbong

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Sifilis merupakan infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri Treponema Pallidum. Sifilis ditularkan melalui kontak seksual dengan lesi terinfeksi, dari ibu ke anak dalam rahim, melalui transfusi darah, dan sangat jarang sekali melalui luka di kulit yang terkena dengan luka sifilis.

Sifilis dibagi menjadi sifilis primer, sekunder dan latent. Sifilis primer terjadi 3 minggu setelah kontak dengan penderita. Gejala yang muncul adalah luka pada kelamin disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening. Luka yang muncul biasanya satu luka dapat besar atau kecil. Sifilis sekunder terjadi 2 - 10 minggu setelah luka pada kelamin dan dapat melebar 3 - 4 bulan setelah infeksi. Luka pada sifilis sekunder ini menyebar ke seluruh tubuh dimana bentuk luka tersebut adalah merah-merah terkadang disertai perasaan mual, nyeri dan lemas. Bentuk latent dapat timbul setelah 25 tahun terinfeksi, gejala yang dapat muncul dapat berentuk sifilis jenis primer ataupun sekunder yang dapat menginfeksi otak dan menyebabkan kematian

Veneral Disease Research Laboratory (VDRL) adalah pemeriksaan skrining untuk penyakit sifilis. Pada orang sehat, hasilnya negatif. Hasil VDRL 1:8 menunjukan positif. Berdasarkan penelitian VDRL positif , dapat disertai dengan hasil positif palsu atau benar-benar positif dengan titer rendah. Hasil positif palsu dapat dibagi menjadi 2 yaitu :

Akut : dapat disebabkan infeksi virus , bakteri , imunisasi , parasit malariaKronik : dapat disebabkan oleh SLE , penyakit kardiovaskular , gangguan autoimun dan paling sering (70%) ditemukan pada wanita .Untuk itu memang perlunya konfirmasi dengan Treponema pallidum aglutination assay  (TPHA) . VDRL dan TPHA positif menunjukkan kemungkinan besar positif sifilis. Pengobatan sifilis adalah dengan memberikan antibiotik. Terapi definitifnya adalah dengan penisilin G benzatin yang disuntikan secara intramuskular (pada otot). 

Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin untuk menentukan kondisi yang anda alami sifilis atau bukan.

Untuk informasi lengkap Anda, Anda dapat membaca artikel berikut:

Sifilis3 Gejala dari Penyakit Menular Seks11 Tanda Anda Tertular Penyakit Menular SeksualDemikian, semoga informasi ini bermanfaat.

27 Nov 2018, 09:35 WIB