Belum Hamil Setelah Lepas KB

Info Penanya, wanita 39 Tahun

Maaf Dok Saya mau tny,sy sdh off dr alat kontrasepsi sejak 9 th yg lalu dan smp skrng tdk menggunakan alat kontrasepsi apapun tp knp sy gak jg hamil Dok?dan knp jg sperma suami suka keluar lg setelah berhubungan?

10 Dec 2018, 18:40 WIB
dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons
dijawab oleh: dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons

Terima kasih telah bertanya seputar belum hamil setelah lepas KB menggunakan fitur Tanya Dokter

Kami memahami kekhawatiran Anda. KB jenis apakah yang Anda gunakan? Apakah sebelumnya Anda pernah hamil?

Infertilitas dapat dibedakan menjadi dua, yaitu primer dan sekunder. Infertilitas primer apabila sebuah pasangan belum pernah sama sekali mengalami kehamilan setelah 12 bulan atau lebih melakukan hubungan seksual secara teratur tanpa menggunakan alat kontrasepsi. Infertilitas sekunder adalah kegagalan mencapai kehamilan setelah 12 bulan atau lebih melakukan hubungan seksual secara teratur tanpa menggunakan alat kontrasepsi, namun sudah pernah mengalami kehamilan sebelumnya. Penyebab infertilitas  dapat disebabkan oleh laki-laki maupun wanita.

Penyebab infertilitas pada laki-laki secara garis besar dapat dibedakan menjadi 2, yaitu :

  • Kondisi dimana jumlah, bentuk, dan pergerakan sperma menjadi buruk (varikokel, paparan toksin dan bahan kimia, paparan radiasi)
  • Kondisi dimana sperma tidak dapat dikeluarkan (ejakulasi dini, sumbatan saluran semen)

Penyebab infertilitas pada wanita dapat disebabkan oleh :

  • Kelainan ovulasi (produksi sel telur)
  • Kelainan rahim (kanker, endometriosis, mioma, perlekatan rahim ke organ dalam perut)
  • Sumbatan saluran telur

Pemeriksaan penyebab infertilitas pada sebuah pasangan dilakukan oleh kedua pihak baik pria dan wanita. Untuk menentukan penyebab infertilitas pria dapat dilakukan dengan pemeriksaan analisa sperma. Sedangkan untuk menentukan penyebab infertilitas wanita dapat dilakukan antara lain dengan USG, HSG (Histerosalpingografi) untuk menentukan ada tidaknya sumbatan saluran telur, analisa hormon, dan laparoskopi (teknik melihat ke dalam perut tanpa tindakan pembedahan besar).

Dari keluhan yang Anda sebutkan diperlukan pemeriksaan lebih lanjut. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan kandungan atau dokter spesialis kebidanan kandungan subspesialisasi fertilitas.

Semoga bermanfaat.

10 Dec 2018, 18:40 WIB