Keputihan Bergumpal dan Gatal

Info Penanya, wanita 23 Tahun

Selamat Sore Dok . Saya perempuan berusia 23 tahun, aktif secara seksual. Selama 3 bulan terakhi ini saya mengalami kondisi semacam candidiasis vagina (mengalami bercak keputihan menggumpal dalam jumlah besar, dan merasakan gatal di sekitar area miss V), kondisi seperti ini sering saya alami beberapa waktu menjelang datang vulan. Kira2 diagnosa jelasnya apa ya dok, dab bagaimana bentuk pengobatan yang harus saya jalani supaya bisa sembuh ? Terima Kasih

26 Dec 2018, 09:24 WIB
dr. Atika
dijawab oleh: dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Halo, kami memahami kekhawatiran Anda.

Apakah Anda mengalami keputihan ini sejak menikah? Apakah sebelum menikah Anda juga sering mengalami keputihan?

Jadi keputihan yang Anda alami bergumpal dan gatal, namun tidak berbau. Apabila demikian dan berwarna putih susu, kemungkinan keputihan Anda disebabkan oleh jamur. Keputihan oleh jamur memang sangat gatal dan bisa membuat vagina menjadi lecet dan perih. Sayangnya, tetap saja hal ini hanya bisa dipastikan hanya dengan pemeriksaan langsung.

Hindari menggaruk dan menyabuninya berlebihan. Anda dapat menggunakan pembersih kewanitaan dengan pH yang sesuai dengan vagina, namun tidak berlebihan. Penggunaan terlalu banyak sabun, apalagi yang memiliki pH tinggi, dapat membuat kulit iritasi.

Apakah suami Anda mengalami keluhan serupa, yaitu penis yang gatal dan merah? Namun apabila ia juga mengalami hal serupa, Anda berdua harus diobati bersama.

Umumnya infeksi jamur, atau candidiasis, akan bisa mereda dengan perbaikan gaya hidup. Misalnya dengan segera mengganti pakaian dalam ketika sudah lembab, dan mengeringkan area kelamin pasca buang air kecil. Ada hubungannya antara perubahan hormonal mendekati haid dengan kondisi kelembaban area vagina. Namun sekali lagi, tetap saja harus diperiksakan secara langsung. Untuk mengatasi hal tersebut, dokter akan memeriksa keputihan Anda terlebih dahulu. Apabila memang benar akibat jamur, maka dokter akan memberikan obat antijamur dan antigatal.

Hindari menggaruk vagina dan kulit di sekitarnya. Jika Anda merasa sangat gatal, kompreslah dengan air dingin. Hindari menggunakan celana ketat. Seringlah mengganti pembalut agar tidak lembap. Gunakan celana dalam yang terbuat dari katun. Hindari menggunakan sembarang obat tanpa petunjuk dokter.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

26 Dec 2018, 09:24 WIB