Gejala Hemofilia Ringan, Sedang, dan Berat

Info Penanya, pria 18 Tahun

Halo dok saya mau menanyakan tentang gejala pada hemofilia ringan, hemofilia sedang, dan hemofilia berat itu apa saja ya dok? terima kasih

27 Dec 2018, 12:31 WIB
Klikdokter
dijawab oleh: Klikdokter

Terima kasih telah bertanya menggunakan KlikDokter.com,

Hemofilia adalah kelainan yang menyebabkan tubuh kekurangan protein yang dibutuhkan dalam proses pembekuan darah apabila terjadi perdarahan. Protein ini disebut sebagai faktor pembekuan atau koagulasi.

Akibatnya, perdarahan yang terjadi pada penderita hemofilia akan berlangsung lebih lama daripada orang normal. Hemofilia merupakan penyakit keturunan yang langka terjadi.

Gejala hemofilia bervariasi, bergantung pada tingkat keparahannya. Tetapi gejala utamanya adalah perdarahan berkepanjangan atau sulit berhenti. Perdarahan bisa terjadi secara spontan atau setelah dilakukan prosedur medis.

Tingkat keparahan hemofilia ditentukan dengan kadar faktor pembekuan dalam darah:

Hemofilia ringan, jumlah faktor pembekuan penderita berkisar antara lima hingga lima puluh persen.Hemofilia sedang, penderita memiliki faktor pembekuan satu sampai lima persen faktor pembekuanHemofilia berat, jumlah faktor pembekuan kurang dari satu persenKebanyakan kasus hemofilia yang ada termasuk kategori berat.

Hemofilia Ringan

Anak-anak yang terlahir dengan kondisi hemofilia ringan mungkin tidak menunjukkan gejala apa pun sampai bertahun-tahun. Kondisi ini biasanya baru akan terlihat setelah penderita mengalami cedera cukup parah, atau melalui prosedur medis seperti tindakan bedah atau cabut gigi. Situasi tersebut dapat menyebabkan perdarahan sulit berhenti.

Hemofilia Sedang

Penderita hemofilia tingkat sedang mudah memar dan rentan mengalami perdarahan sendi, terutama jika terbentur atau jatuh. Gejala awal biasanya kesemutan dan nyeri ringan di area sendi yang bermasalah.

Sendi yang paling umum terkena adalah lutut, pergelangan kaki, dan siku. Namun dapat juga mengenai bahu, pergelangan tangan, dan sendi pinggul. Jika tidak segera ditangani, penderita bisa merasakan nyeri teramat sangat pada sendi, kaku, dan area perdarahan akan terasa panas, bengkak, serta lunak.

Hemofilia Berat

Gejala hemofilia berat mirip dengan gejala hemofilia sedang. Perbedaannya terletak pada frekuensi serta tingkat keparahan perdarahan sendi yang terjadi. Anak dengan hemofilia berat akan mengalami perdarahan spontan, di mana mereka bisa saja mengalami perdarahan tanpa alasan jelas. Perdarahan spontan dapat berupa mimisan, gusi berdarah, perdarahan sendi, dan perdarahan otot.

Tanpa penanganan tepat, hemofilia berat bisa menimbulkan:

Kelainan bentuk sendi yang selanjutnya akan membutuhkan prosedur bedah.Perdarahan jaringan lunak yang dapat memicu terjadinya komplikasi.Perdarahan internal (perdarahan dalam tubuh) serius.Penderita hemofilia sedang dan berat harus mewaspadai terjadinya perdarahan intrakranial, yakni perdarahan yang terjadi di dalam tengkorak kepala. Umumnya hal tersebut terjadi karena penderita mengalami cedera kepala.

Gejala perdarahan intrakranial antara lain leher kaku, muntah, terlihat linglung, kesulitan bicara, penglihatan ganda, lumpuh pada sebagian atau seluruh otot wajah. Jika hal ini terjadi, segera larikan ke rumah sakit untuk mendapat penanganan.

Demikianlah informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

27 Dec 2018, 12:31 WIB