Gejala HIV

Info Penanya, pria 22 Tahun

Halo dok, beberapa waktu lalu saya melakukan hubungan sex, walaupun saya sudah menggunakan pengaman, saya juga melakukan oral sex sekian detik saja dan mulut saya belum 100% sembuh dari sariawan. Saya dengar gejala awal hiv timbul 2-6 minggu pasca penularan. Tetapi bibir saya terasa sedikit kering pada hari ke-8 setelah hubungan, dan saya demam pada hari ke 9 (ringan, hari ke 10 baru mulai terasa panas, pusing, sedikit mampet dan batuk). Tentu saja saya juga mengalami kelelahan, tapi saya tidak yakin apakah itu akibat dari demam saya atau gejala awal HIV. Apakah mungkin dok gejala awal terjadi dalam waktu sesingkat ini? Saat ini saya belum bisa memastikan untuk tes, tetapi saya sangat khawatir.

05 Jan 2019, 00:19 WIB
dr. Devia Irine Putri
dijawab oleh: dr. Devia Irine Putri

Terimakasih sudah menggunakan fitur Tanya Dokter dari Klikdokter.com

Infeksi HIV umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara membran mukosa atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, dan ASI. Penularan umumnya terjadi melalui hubungan intim, transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut.

Jika tidak ada kontak langsung antara membran mukosa antara penderita dengan bukan penderita maka tidak dapat terjadi penularan. Apabila saat oral seks terdapat luka pada daerah genitalia atau rongga mulut penderita maka risiko penularan akan meningkat. Namun jika tidak ada luka, kecil kemungkinannya.

Menghindari penularan terjadi dengan penderita HIV adalah dengan menghindari kontak langsung dengan cairan tubuh (darah, air mani, cairan vagina, ASI). Apabila khawatir tertular, pemeriksaan darah dapat dilakukan dalam waktu 3 bulan setelahnya. Gejala yang muncul biasanya seperti tanda - tanda terkena flu, biasanya muncul 2-6 minggu setelah terinfeksi.

Jenis tes HIV yang paling banyak dilakukan adalah rapid test yang disebut juga uji antibodi. Antibodi dihasil oleh tubuh ketika terpapar/terinfeksi dengan virus seperti HIV maupun bakteri. Tes antibodi akan mencari antibodi/zat kekebalan terhadap HIV di dalam darah atau cairan mulut/ludah. Uji antibodi dapat mendeteksi infeksi HIV paling cepat 3 minggu dari waktu infeksi. Sebagian besar (97%4 hari) individu akan memiliki antibodi yang dapat terdeteksi dalam waktu 3-12 minggu (21-84 hari) dari waktu infeksi. Jika hubungan seksual dipersepsikan sebagai waktu infeksi, maka sebaiknya dilakukan 1 bulan setelahnya agar virus HIV dapat terdeteksi dalam darah (jika memang ada infeksi).

Jika Anda merasa khawatir, ada baiknya untuk berkonsultasi ke dokter terdekat dan melakukan pemeriksaan HIV. Demikian informasi yang dapat diberikan, semoga bermanfaat. Salam sehat. 

 

05 Jan 2019, 00:19 WIB