Keluar Nanah Dari Kemaluan

Info Penanya, pria 25 Tahun

Mau tanyak pak, di alat kelamin saya keluar kayak nanah dan keluar sedikit sedit tapi terus menerus, dan lagi kalau mau kencing agak sakit, tlong di jelaskan ya...??

05 Jan 2019, 00:56 WIB
dr. Sepriani Timurtini Limbong
dijawab oleh: dr. Sepriani Timurtini Limbong

Terima kasih telah bertanya tentang penis mengeluarkan nanah melalui fitur Tanya Dokter.

Cairan keluar dari penis dapat terjadi secara normal (fisiologis) atau tidak normal (patologis). Secara fisiologis, pengeluaran terjadi saat laki-laki terangsang secara seksual. Cairan ini bersifat pelumas sebelum ejakulasi. Pada pria yang belum disunat, dapat terjadi penumpukan smegma di kulup (frenulum) dan bergabung dengan cairan pelumas ini, sehingga dapat terlihat bercak putih. Bila rangsangan diteruskan, dapat terjadi ejakulasi pada pria yang mengeluarkan cairan mani.

Secara patologis, cairan keluar saat tidak ada rangsangan seksual. Cairan dapat bersifat putih kehijauan atau bening. Keluarnya cairan yang patologis dapat disebabkan oleh infeksi menular seksual ataupun infeksi saluran kemih. Biasanya selain keluhan keluarnya cairan dari kemaluan juga disertai dengan keluhan nyeri saat berkemih,perasaan tidak tuntas saat berkemih, sering berkemih/anyang-anyangan, dan lain sebagainya.

Keluarnya cairan seperti nanah dari kemaluan dan gangguan berkemih, merupakan suatu pertanda adanya proses infeksi pada saluran kemih/kemaluan. Adapun infeksi yang dimaksud umumnya disebabkan oleh kuman yang dapat ditransmisikan melalui hubungan seksual seperti gonore, klamidia, dan kuman lainnya. Infeksi kuman yang berbeda menyebabkan jenis cairan yang berbeda. Diagnosis perlu ditentukan dengan pemeriksaan langsung dan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan cairan yang keluar dari kemaluan.

Penyebab tersering kencing nanah adalah Gonore. Gonore / Kencing Nanah merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae yang pada umumnya ditularkan melalui hubungan kelamin, tetapi juga kontak secara langsung dengan eksudat yang infektif.

Penularannya adalah melalui kontak hubungan seksual dan pertukaran cairan tubuh. Bergonta-ganti pasangan dalam berhubungan intim adalah salah satu penyebab paling sering terjadi. Pun penularan dari alat bantu seks dapat terjadi juga. Hal yang pastinya, prinsip penularan penyakit tidak akan terjadi jika melakukan pola hubungan seksual yang sehat (tidak berganti-ganti pasangan) dan dilakukan secara tanggung jawab.

Selain infeksi tunggal, dapat juga terjadi infeksi campuran antara gonore dengan bakteri lain. Untuk mengatasi infeksi tersebut, dokter akan memberikan antibiotik. Kami sarankan Anda untuk segera berkonsultasi kepada dokter untuk mendapatkan terapi lebih lanjut. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. Salam.

 

05 Jan 2019, 00:56 WIB