BAB Keras dan Berdarah

Info Penanya, pria 21 Tahun

Nama saya Lustiyono Prasetyo, saya ingin mengonsultasikan tentang penyakit dalam saya. Blakangan ini saya merasa kalau BAB sedang tidak lancar dan terkadang megeluarkan tetesan darah. BAB serasa sembelit. Apakah ini penyakit serius atau ringan? Dan apa obat nya?

07 Jan 2019, 08:50 WIB
dr. Atika
dijawab oleh: dr. Atika

Terimakasih anda telah bertanya seputar BAB keras dan Berdarah Melaui Fitur Tanya Dokter

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Bila mengeluarkan darah, perlu diperhatikan: sejak kapan tepatnya keluhan ini terjadi? Berapakah perkiraan banyak darah yang keluar? apakah pada feses terdapat lendir? bagaimanakah konsistensi feses, apakah lembek, cair atau keras? apakah ada gejala lain seperti demam, nyeri perut, muntah ataupun gejala lainnya? bagaimanakah pola bab Anda, terjadi berapa hari sekali? Apa sajakah makanan yang Anda konsumsi, apakah gemar konsumsi buah/sayur?

Pertanyaan-pertanyaan ini perlu dijawab karena buang air besar dengan darah dapat menjadi pertanda dari beberapa jenis penyakit, seperti infeksi (disentri), wasir/hemoroid, polip usus besar, gastritis erosif (perlukaan pada lambung), inflamatorry bowel disease, lecet pada daerah anus karena feses yang keras, dan lain lainnya.

BAB berdarah dan riwayat sering BAB keras mengarahkan pada diagnosis hemoroid/ wasir. Pada hemoroid biasanya darah keluar setelah selesai buang air besar, terdapat kesulitan buang air besar, darah sering kali hanya menetes, dan dapat dijumpai adanya benjolan yang ikut keluar dari anus. 

Konstipasi dan konsistensi tinja yang keras juga dapat menyebabkan perlukaan saat mengedan sehingga dapat menimbulkan bercak darah. BAB yang keras menunjukkan bahwa konsumsi serat dan cairan Anda masih kurang. Oleh sebab itu, agar hemoroid tidak memberat/ perlukaan anus akibat BAB keras tidak berlanjut, Anda harus memperbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan, tidak menunda saat ingin BAB, menambah asupan cairan, dan meningkatkan aktivitas fisik dengan berolahraga (karena dapat memperbaiki kinerja usus). Jika memang masih keras, obat yang bersifat laksatif dapat membantu memperlancar BAB. Anda bisa memperolehnya setelah berkonsultasi dengan dokter. Konsultasi langsung juga dapat memastikan kondisi apa yang terjadi pada Anda.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat.

07 Jan 2019, 08:50 WIB