Teratozoospermia dan kiat hamil

Info Penanya, wanita 27 Tahun

Slamat pagi dokter, saya rika mau bertanya , usia pernikahan saya sudah 1 tahun , saya mau promil , kmren sudah cek kedokter kandungan tidak ada masalah , baik kista atau yg lain2, siklus haid saya tiap bulanya datang, tapi selalu mudur 1mg haid saya. Bulan kmren suami saya dianjurkan cek sperma, hasilnya teratozoospermia, tp dokter bilang jumlah spermanya bnyak tapi blom sempurna semua, usia suami saya 30 thn. Pertanyaan saya dokter bagaimana supaya sperma suami saya jd normal apa yg harus dilakukan? Apakah saya harus diet juga dokter? Terimakasih sblumnya.

09 Jan 2019, 22:13 WIB
dr. Nabila Viera Yovita
dijawab oleh: dr. Nabila Viera Yovita

Terima kasih telah bertanya seputar Teratozoospermia menggunakan fitur Tanya Dokter.

Teratozoospermia dalam dunia medis digunakan untuk menandakan adanya gangguan infertilitas atau kesuburan akibat dari abnormallitas bentuk sperma. Bila terlalu banyak bentuk sperma yang abnormal maka terjadilah kondisi gangguan kesuburan. Bentuk sperma yang abnormal tidak dapat membuahi sel telur karena fungsinya yang tidak sempurna.

Kondisi gangguan kesuburan pada pria lebih banyak faktor penyebabnya dibandingkan dengan wanita. Permasalahannya adalah terapi medis untuk teratozoospermia sebagian besar tidak berhasil dengan baik karena terlalu banyak faktor eksternal. Belum ada sampai saat ini terapi yang cukup efektif guna memperbaiki bentuk sperma atau meningkatkan jumlah sperma dengan morfologi normal.

Gangguan pada jumlah sperma dan kualitas sperma dapat terjadi akibat:

- Kelelahan

- Tidur yang kurang

- Kegemukan

- Kebiasaan merokok dan minum minuman keras

- Faktor psikologi : stress berkepanjangan, panik, depresi

- Faktor lingkungan (radiasi atau bekerja di lingkungan yang tinggi cemarannya, seperti kawasan industri)

- Suhu di sekitar testis yang terlalu panas, misalnya pada orang yang bekerja terus-menerus di dekat panas seperti supir atau juru masak, atau memakai celana yang terlalu ketat juga bisa mengganggu kesehatan testis

- Ketidakseimbangan hormon testosteron

- Varicocele (pembesaran pembuluh darah vena di buah zakar)

- Infeksi saluran reproduksiKelainan kromosom

Bagi mereka dengan kondisi teratozoospermia terutama yang parah, maka pada umumnya pasangan dianjurkan untuk melalukan ICSI (Intra Cytoplasmic Sperm Injection)atau bayi tabung dimana metode ini akan mempertemukan 1 sel telur dan 1 sel sperma untuk menjadi embrio. Embrio yang sudah terbentuk dapat dimasukkan ke dalam rahim sehingga terjadilah kehamilan. Program ini disebut juga dengan nama program bayi tabung.

Metode ini sudah terbukti cukup efektif untuk terapi infertilisasi karena gangguan dari spermatozoa. Kami sarankan agar Anda mengunjungi dokter spesialis Andrologi untuk penanganan lebih lanjut.

 

Demikian yang dapat kami sampaikan seputar Teratozoospermia. Semoga bermanfaat. Salam

09 Jan 2019, 22:13 WIB