Haid Lama Setelah Menggunakan KB

Info Penanya, wanita 17 Tahun

Dok saya mau nanya kenapa saya menstruasi berkepanjangan yah mungkin hampir setiap hari dan selama saya masih suntik KB, kalo saya lepas kb malah saya tidak haid, dulu sudah pernah lepas kb selama 1 thn dan itu selama 1 tahun saya tidak menstruasi kenapa yah dok ? dan akhir² ini menstruasi saya bercampur dengan keputihan dok

11 Jan 2019, 20:16 WIB
dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons
dijawab oleh: dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Pertama izinkan kami menjelaskan tentang siklus haid yang normal. Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. Bila siklus haid tidak teratur, maka sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk mengetahui penyebab dari siklus haid Anda yang tidak teratur.

Kontrasepsi suntikan KB 3 bulan mengandung long-acting progestin, yaitu Norestiteron enantat (NETEN) dengan nama dagang depomedroksi progesterone acetat (DPMA), 150 mg yang diberikan setiap 3 bulan. Hormon ini akan berfungsi sebagai alat pencegah kehamilan dengan cara kerja mempengaruhi sistem hormon di dalam tubuh.

Salah satu efek samping dari hormon tersebut adalah perdarahan yang tidak teratur, mulai dari perdarahan bercak atau flek hingga perdarahan yang berkepanjangan, bahkan 70% pengguna KB suntik bisa tidak mens. Setiap individu memiliki respon yang berbeda-beda dalam penerimaan hormon ini. Darah tersebut berasal dari peluruhan lapisan dinding rahim seperti darah haid yang mengalami ketidakteraturan akibat pengaruh hormon.

Adapun siklus menstruasi tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

  • Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
  • Malnutrisi (kurang gizi)
  • Stres psikologis
  • Atlet
  • Kekurangan vitamin K
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kelainan pembekuan darah
  • Gangguan hormon tiroid
  • Dan lain sebagainya

Selain gangguan hormonal, dapat juga terjadi gangguan organ kandungan. Untuk memastikannya, dapat dilakukan pemeriksaan USG kandungan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. 

Salam, 

11 Jan 2019, 20:16 WIB