Oral Sex

Info Penanya, pria 21 Tahun

Dok, belum lama ini saya melakukan oral seks (maaf b*owjob) dengan pasangan saya dan dilakukan dgn kasar. Saat penis saya sdh tidak ereksi, muncul urat dibatang bagian kanan dekat rambut kelamin. tidak mengganggu namun ketika dicubit sakit, apakah ini berbahaya dok?

12 Feb 2019, 06:21 WIB
dr. Reza Fahlevi
dijawab oleh: dr. Reza Fahlevi

Terima kasih telah menggunakan layanan Tanya Dokter Klikdokter.com,

Kami memahami kekhawatiran Anda. Sejatinya, aktivitas oral seks aman dilakukan, dengan catatan kondisi pasangan satu sama lain tidak mengidap suatu penyakit menular seksual tertentu atau dengan kata lain membawa bakteri maupun virus yang membahayakan. Cara alternatif untuk memberikan kepuasan seksual ini kurang lebih sama tingginya akan risiko penularan penyakit melalui aktivitas seksual penetrasi.

Walau persentase sukses mediasinya tidak sebaik penularan lewat darah, saliva (cairan ludah pada mulut) merupakan media yang cukup ideal untuk perkembangan bakteri dan virus. Jika kita sudah bicara bakteri dan virus, berarti kita sudah bicara berbagai kemungkinan penyakit menular seksual yang berpotensi dapat ditimbulkan. Oleh karena itu, kebersihan oral dan kelamin merupakan status penentu dalam aman atau tidaknya aktivitas oral seks.

Sementara darah sendiri merupakan media yang sangat baik untuk tumbuh dan berkembangnya bakteri, virus dan berbagai penyebab penyakit lainnya. Karena itu kontak terhadap darah seseorang, termasuk menelan darah tersebut, akan meningkatkan risiko untuk terjadinya penularan berbagai macam penyakit.

Terlebih jika terdapat luka atau sariawan pada mukosa mulut Anda atau pasangan Anda. Jika tersebut terjadi, maka risiko yang ada tidak hanya berisiko terkena HIV namun anda juga berisiko tertular berbagai penyakit lain yang disebabkan oleh darah. Beberapa jenis penyakit yang dapat ditularkan melalui darah diantaranya:

infeksi HIVhepatitis Bhepatitis CSifilisDllMelakukan hubungan seks yang tidak aman, dengan PSK, terlebih berganti-ganti pasangan, tentu saja akan meningkatkan risiko untuk mengalami IMS (infeksi menular seksual), meskipun aktivitas yang dilakukan sebatas melakukan oral sex. Padahal dengan oral sex saja, infeksi herpes simpleks yang berasal dari genital dapat menyebar hingga ke daerah mulut, demikian juga dengan infeksi gonorrea dan lain sebagainya.

Tidak hanya kebersihan dan kesehatan fisik saja yang berperan menentukan sehat atau tidaknya seseorang untuk melakukan oral seks. Tapi juga kesehatan akal sehat dan moral juga masuk dalam pertimbangan. Pasangan yang setia (yang tidak bergonta-ganti pasangan) lebih rendah terkena risiko bahaya penyakit menular seks.

Adapun urat yang muncul pada derah penis pasca ereksi dapat terjadi karena terlambatnya pengempesan pembuluh darah vena pada penis. Selama tidak menimbulkan masalah Anda tidak perlu khawatir. 

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

12 Feb 2019, 06:21 WIB