Tidak Haid 3 Bulan dan Benjolan di Ketiak

Info Penanya, pria 26 Tahun

Assalamu'alaikum Dok, saya mau nanya sudah sekitar 3 bulan ini gak haid. tapi perut kok jadi besar ya dan keras. padahal saya belum menikah. berat badan juga jadi naik terus. di ketiak sebelah kiri saya, kalau di raba, seperti ada benjolan dok. dan kemaren sempet beberapa hari keluar nanah, dan baunya gak sedap banget. tapi sekarang sih udah sembuh dok. tapi mengeluarkan aroma yang kurang sedap. baunya berbeda dengan ketiak yang sebelah kanan dok. itu disebabkan oleh apa ya dok? apa itu tanda-tanda penyakit yang berbahaya ya?

15 Feb 2019, 19:09 WIB
dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons
dijawab oleh: dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

Dalam dunia medis, yang Anda alami disebut dengan amenore (tidak haid). Secara normal, wanita tidak mengalami haid sebelum pubertas, selama kehamilan, dan setelah menopause. Apabila tidak haid didahului dengan riwayat haid yang normal, kemungkinan ini merupakan gejala dari kondisi yang dapat diobati.

Terdapat dua macam amenore, yaitu amenore primer dan sekunder. Disebut amenore primer apabila seorang gadis belum mengalami haid sama sekali pada usia 16 tahun. Sedangkan amenore sekunder adalah apalabila seorang wanita yang sebelumnya memiliki siklus haid normal berhenti mendapatkan haid selama 3 bulan atau lebih. Pada kasus Anda, yang dialami adalah amenore sekunder.

Penyebab amenore sekunder dapat digolongkan menjadi:

1. Faktor gaya hidup

Berat badan yang terlalu kurus atau terlalu gemuk akan mengganggu keseimbangan hormon reproduksi.Olahraga yang berlebihan, seperti pada balerina dan atlet juga dapat mengganggu keseimbangan hormon reproduksi.Stress psikologis dapat mempengaruhi kerja otak yang mengatur hormon reproduksi. Umumnya, ketika stress sudah menurun, haid akan kembali normal.

2. Kondisi medis yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon

Sindrom ovarium polikistik (PCOS) menyebabkan kadar hormon reproduksi selalu tinggi kadarnya, ini juga akan mengganggu siklus haidGangguan tiroid, seperti kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroid) atau yang kurang aktif (hipotiroid) dapat menyebabkan gangguan haid, termasuk amenore.Tumor jinak kelenjar pituitari di otak dapat mengganggu pengaturan hormon reproduksi.Menopause dini. Menopause umumnya terjadi pada usia 50-an. Namun, pada sebagian wanita terjadi sebelum usia 40-an.Tumor pada ovarium (indung telur).

3. Gangguan struktural pada organ kandungan

Skar/bekas luka pada rahim akibat penyakit Asherman, bekas kuret, operasi caesar atau pengangkatan myoma.Vagina abnormal di mana terdapat sumbatan pada vagina sehingga darah haid tidak bisa keluar.

Kami sarankan agar Anda memeriksakan diri ke dokter kandungan. Perlu dicari penyebab lain selain gangguan hormon yang dialami. 

Benjolan di ketiak bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti pembesaran kelenjar getah bening (limfadenitis), infeksi akar rambut (folikulitis), dan sebagainya.

Penyebab tersering timbulnya benjolan di daerah ketiak adalah akibat adanya pembesaran kelenjar getah bening (KGB). Pembesaran KGB ini dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah limfadenopati. KGB sendiri adalah salah satu komponen pertahanan tubuh, yang akan membesar bila ada serangan kuman dari luar, misalnya akibat adanya proses infeksi dari organ-organ disekitarnya ataupun adanya infeksi sistemik dalam tubuh. Kebanyakan pembesaran kelenjar getah bening tidak berbahaya (jinak) dan hanya sebagian kecil pembesaran yang tidak dapat dijelaskan sebabnya merupakan keganasan (kanker). Pembesaran kelenjar getah bening ini dapat berbahaya bila dikuti dengan tanda-tanda keganasan seperti berat badan turun, benjolan bertambah besar dengan cepat, penyebaran kanker dari tempat lain, umur lebih dari 50 tahun dan adanya riwayat keganasan dalam keluarga.

Seringpula, benjolan bernanah dapat berupa hidraadenitis supurativa. Yaitu kondisi benjolan bernanah yang berukuran dari sebesar kacang hingga sebesar bola kasti, nyeri dan dapat terjadi menahun. Seringkali mengenai daerah seperti ketiak, payudara, lipat paha, lipat pantat di mana banyak terdapat kelenjar keringat apokrin dan kelenjar sebasea. Hidradenitis suppurativa cenderung muncul setelah masa puber, dalam jangka waktu yang lama hingga tahunan dan semakin lama semakin memburuk. Beberapa faktor yang memicu timbulnya kondisi ini adalah hormon, genetik, rokok, dan berat badan berlebih. Wanita berusia muda pun lebih mudah terkena kondisi ini.

Untuk memastikan penyebab timbulnya benjolan pada ketiak Anda, Kami sarankan sebaiknya Anda segera memeriksakan benjolan tersebut ke dokter umum atau dokter spesialis penyakit dalam. Mungkin dokter akan melakukan biopsi (pengambilan jaringan) pada benjolan tersebut untuk diperiksa dibawah mikroskop guna mengetahui jenis sel-sel yang terdapat pada benjolan tersebut. Dengan melakukan pemeriksaan tersebut, dokter dapat mengetahui mengetahui penyebab pastinya sehingga dokter dapat memberikan pengobatan yang tepat sedini mungkin.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat

15 Feb 2019, 19:09 WIB